Internalisasi kedisiplinan peserta didik melalui modelling guru kelas di kelas V MI Islamiyah Semarang tahun ajaran 2017/2018

Laksono, Adi (2018) Internalisasi kedisiplinan peserta didik melalui modelling guru kelas di kelas V MI Islamiyah Semarang tahun ajaran 2017/2018. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
ADI LAKSONO___133911057.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena sekarang ini yang mana sikap-sikap disiplin peserta didik mulai luntur karena pengaruh zaman. Masih ditemukanya pelanggaran tata tertib menjadikan contoh nyata rendahnya pengetahuan dan penghayatan disiplin peserta didik. Dengan contoh-contoh konkret yang ditunjukan oleh guru kelas diharapkan para peserta didik mengamati dan menghayati kedisiplianan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui internalisasi kedisiplinan peserta didik melalui modelling guru kelas di kelas V MI Islamiyah Ngaliyan Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitik, data yang diperoleh seperti hasil pengamatan, hasil wawancara, hasil pemotretan, analisis dokumen, catatan lapangan, disusun peneliti di lokasi penelitian, tidak dituangkan dalam bentuk angka-angka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, peneliti mencari dan menemukan pengetahuan sesuai penemuan yang nyata dilapangan. Sehingga dalam praktiknya, metode ini lebih menekankan pada observasi lapangan dengan kondisi alamiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Internalisasi kedisiplinan peserta didik di MI Islamiyah adalah melalui kegiatan-kegiatan yang ada disekolah. kegiatanyang paling menjadi parameter kedisiplinan di MI Islamiyah adalah waktu masuk yang lebih awal dibandingkan dengan sekolah lain pada umumnya yakni masuk pada pukul 6.30 WIB. Hasil internalisasi kedisiplinan peserta didik melalui Modelling guru kelas adalah baik karena sebagian besar parameter kedisiplinan dapat terpenuhi. Akan tetapi terdapat kendala yang menjadi hambatan internalisasi kedisiplinan yakni kurangnya evaluasi yang mendalam, penekan guru yang kurang diterima oleh peserta didik secara seksama, dan konsitensi yang tidak menentu dari stake holeder yang bersangkutan menjadi kendala internalisasi kedisiplinan itu sendiri. Sehingga perlu adanya pembenahan-pembenahan dari berbagai pihak agar internalisasi kedisiplinan peserta didik dapat menghasilkan hasil yang lebih baik lagi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorUbaidillah, UbaidillahUNSPECIFIED
Thesis advisorKhunaifi, AgusUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kedisiplinan; Modelling; Guru kelas
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.1 Guru, tenaga pendidikan, (dosen kelaskan di 378.1)
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.5 Disiplin siswa; pengharagaan siswa
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 26 Dec 2018 08:06
Last Modified: 26 Dec 2018 08:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8851

Actions (login required)

View Item View Item