Pergeseran paradigma kafa’ah nasab pada komunitas keturunan Arab di Pasar Kliwon Kota Solo

Salafiyah, Siti (2018) Pergeseran paradigma kafa’ah nasab pada komunitas keturunan Arab di Pasar Kliwon Kota Solo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Perkawinan merupakan pilar utama dari terbentuknya keluarga yang darinya akan menumbuhkan tatanan hidup yang baik. Pada pencapaian tersebut maka di perlukan kafa’ah, atau sering disebut dengan kesepadanan antara pihak laki-laki dan pihak perempuan, termasuk agama, nasab, dan pekerjaan. Terdapat perbedaan dalam perkawinan keturunan Arab terhadap ukuran kafa’ah dengan masyarakat pada umumnya. Perkawinan yang dilakukan oleh para keturunan Arab membentuk suatu adat kebiasaan tentang kafa’ah nasab yang berlaku sebagai pertimbangan perkawinan keturunan Arab. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana pergeseran paradigma terhadap konsep kafa’ah nasab pada perkawinan keturunan Arab di Pasar Kliwon Kota Solo?. Kedua, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pergeseran paradigma terhadap konsep kafa’ah nasab pada perkawinan keturunan Arab di Pasar Kliwon Kota Solo?. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah lapangan atau field research. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analitik. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu dengan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Adapun metode analisis data yang digunakan yaitu analisis diskriptif, karena metode yang digunakan merupakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunujukan bahwa masyarakat keturunan Arab yang ada di Pasar Kliwon Kota Solo ini sebagian diantara mereka dari sebelas marga yang penulis teliti yang menyatakan “setuju” adanya perubahan paradigma kebudayaan mereka mencapai 45%. Mereka yang telah mengalami pergeseran dalam paradigma pada ukuran kafa’ah nasab dalam perkawinan mereka, mereka meengagap hal tersebut hanyalah adat-istiadat dan mencukupkan ukuran kafaah pada “agama” sesuai pendapat Jumhur Ulama. Hal ini desebabkan oleh majunya cara berfikir mereka yang hidup bersamaan dengan masyarakat awam. Pergeseran paradigma ini di dasari oleh beberapa faktor diantaranya karena ketidak fahaman orang tua kemuliaan nasab yang bersambung sebagai keturunan Arab serta dzuriyyah Rasul (bagi seorang dzuriyyah), faktor lingkungan masyarakat modern dan faktor ekonomi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad AriefUNSPECIFIED
Thesis advisorMashudi, MashudiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kafa’ah; Nasab; Keturunan Arab; Perkawinan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Perdata Islam)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 27 Dec 2018 09:59
Last Modified: 27 Dec 2018 09:59
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8880

Actions (login required)

View Item View Item