Analisis terhadap praktik cover up marriage pengidap homoseksual : studi kasus di Forum Gay Indonesia

Subkhi, Muhammad (2018) Analisis terhadap praktik cover up marriage pengidap homoseksual : studi kasus di Forum Gay Indonesia. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
skripsi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pernikahan merupakan sunnah Rasul yang disyari’atkan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Cover up marriage adalah suatu pernikahan yang dilakukan oleh laki-laki gay dan perempuan lesbian secara normal untuk menutupi penyakit homoseksualitas dari keluarga dan lingkungan. Pernikahan tersebut dilakukan dengan suatu perjanjian yang disepakati sebelum pernikahan dilakukan tertulis maupun tidak tertulis, seperti setelah melakukan pernikahan mereka bersepakat untuk tidak berhubungan badan dan kembali ke pasangan sejenis masing-masing. Pokok masalah yang akan dikaji dalam penelitian skripsi ini adalah sebagai berikut, yang pertama, apa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya praktik cover up marriage dilakukan oleh pengidap homoseksual? kedua, bagaimana analisis hukum terhadap praktik cover up marriage dilakukan oleh pengidap homoseksual? Metode yang digunakan dalam penelitian ini dari sudut sifatnya menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu salah satu penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dari sudut tujuannya jenis penelitian ini menggunakan penelitian problem identification yaitu penelitian yang bertujuan untuk membantu mengidentifikasi masalah yang tidak nampak di permukan atau kemungkinan akan timbul dikemudian hari, dan dari sudut fokus kajiannya jenis penelitian ini menggunakan penelitian hukum sosiologis atau empiris yang terdiri dari penelitian identifikasi hukum (tidak tertulis) dan efektifitas hukum. Hasil penelitian menunjukkan beberapa fakta, yang pertama bahwa praktik cover up marriage yang terjadi karena faktor wali yang memaksa anak mereka untuk segera menikah, anak pengidap homoseksual tidak termasuk kategori seorang anak yang gila kemudian dinikahkan tanpa persetujuan mereka dapat berfikir kemashlahatan yang mereka perbuat, jadi seorang wali tidak memiliki hak memaksa anaknya untuk menikah. Adapun hasil yang kedua bahwa praktik cover up marriage mengandung unsur perjanjian haram sehingga bisa membuat terjerumus kedalam suatu yang diharamkan maka syarat-syarat tersebut tidak diperbolehkan, maka dapat dibatalkan sebab hal tersebut bertentangan dengan maksud akad nikah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorHapsin, AbuUNSPECIFIED
Thesis advisorShoim, MuhammadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Cover up marriage; Pernikahan; Homoseksual
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Perdata Islam)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 28 Dec 2018 07:07
Last Modified: 28 Dec 2018 07:07
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8906

Actions (login required)

View Item View Item