Implementasi manajemen fundraising dalam meningkatkan jumlah muzakki pada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi

Sultoni, Yusfi Ali (2018) Implementasi manajemen fundraising dalam meningkatkan jumlah muzakki pada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
TA FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Badan Amil Zakat Nasional (disingkat BAZNAS) adalah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional.Salah satu Upaya memperkuat lembaga amil zakat dalam rangka melaksanakan syariah Islam dibidang ekonomi perlu didorong oleh pemerintah dan lembaga legislatif dengan memberikan dukungan yang maksimal.BAZNAS Banyuwangi merupakan lembaga zakat yang berdiri pada bulan Oktober 2015 hingga sekarang. Saat ini BAZNAS Banyuwangi sangat gencar memberikan sosialisasi pada lembaga-lembaga dan perorangan untuk memberi pengetahuan tentang kewajiban berzakat dan menyadarkan kepada mereka akan pentingnya zakat. Dalam laporan penghimpunan dana zakat BAZNAS Banyuwangi pada tahun 2016 memperoleh 1,9 milyar dan pada tahun 2017 memperoleh 2,2 milyar, Mengingat jumlah penduduk muslim yang berada di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 1.350.145 jiwa dan pada tahun 2017 BAZNAS hanya mengumpulkan sebanyak 315 muzakki atau 0,023% dari keseluruhan penduduk Banyuwangi, hal ini menunjukkan bahwa potensi zakat masih sangat besar. Fokus penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana strategi fundrasing yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mendapatkan Muzaki. Selain itu juga apa saja faktor pendukung danpenghambat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi fundrasing BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mendapatkan muzaki secara garis besar dikelompokkan menjadi dua bagian: yakni strategi fundraising langsung (direct fundraising) dan strategi fundraising tidak langsung (indirect fundraising). Strategi fundraising seperti: direct mail, presentasi langsung, bayar langsung, jemput zakat ke pihak donatur, pemotongan gaji karyawan/pegawai, dan kerja sama pemanfaatan atau penyaluran dana zakat. Sementara itu, strategi fundraising tidak langsung (indirect fundraising) seperti: membuat brosur atau poster, membuat majalah (TAZAKKA), membuat kalender, mengadakan event, dan sponsorship. Selain itu, faktor pendukungnya adalah BAZNAS Kabupaten Banyuwangi mempunyai jejaring yang jelas, mempunyai payung hukum yang jelas, dan mempunyai segmentasi donatur.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorFatoni, NurUNSPECIFIED
Thesis advisorFurqon, AhmadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Manajemen zakat; Muzakki; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Depositing User: Fitria Nuraini
Date Deposited: 17 Jan 2019 00:29
Last Modified: 17 Jan 2019 00:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8935

Actions (login required)

View Item View Item