Kriteria rekomendasi Jakarta 2017 dalam upaya penyatuan kalender global Hijriah tunggal perspektif LP2IF Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)

Khanafi, Ahmad Ridwan (2018) Kriteria rekomendasi Jakarta 2017 dalam upaya penyatuan kalender global Hijriah tunggal perspektif LP2IF Rukyatul Hilal Indonesia (RHI). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
skripsi lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB) | Preview

Abstract

Fenomena perbedaan dalam mengawali bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah sudah menjadi hal yang berlarut-larut di Indonesia. Hal tersebut terjadi tidak lain karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah. Terlepas itu, semangat kaum muslim untuk membuat kalender Hijriah yang tunggal sangatlah besar. Berbagai pertemuan telah digelar baik skala Nasional maupun Internasional. Salah satu yang menjadi sorotan yakni Seminar Internasional Fikih Falak yang dilaksanakan di Jakarta tahun 2017 silam. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan Rekomendasi Jakarta 2017 yang mana menawarkan kriteria visibilitas hilāl dengan ketentuan awal bulan dimulai ketika tinggi hilal minimal 3o dan elongasi minimal 6,4o dengan markaz kawasan asia tenggara bagian barat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tanggapan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak Rukyatul Hilal Indonesia (LP2IF RHI) tentang kriteria Rekomendasi Jakarta 2017 serta bagaimana tawaran solusi yang diberikan oleh LP2IF RHI terkait penyatuan kalender Hijriah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat analisis deskriptif. Menggunakan sumber data primer berupa hasil keputusan Rekomendasi Jakarta 2017 serta hasil wawancara yang dilakukan dengan Kemenag RI sebagai penyelenggara seminar dan juga wawancara dengan pihak LP2IF RHI terkait tanggapannya. Adapun sumber data sekunder berupa makalah, buku, jurnal dan karya-karya tulis lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan bahwa LP2IF RHI belum dapat menerima kriteria Rekomendasi Jakarta 2017. Namun ia mendukung penuh pemerintah dalam upaya penyatuan kalender Hijriah tunggal. Di sisi lain, LP2IF RHI juga memberikan tawaran solusi secara konseptual yang direkomendasikan terkait unifikasi kalender Hijriah tunggal, yakni pertama, kriteria visibilitas hilāl yang dibuat tidak jauh dari kriteria yang dibangun oleh para pakar Falak Internasional. Kedua, Pemerintah menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan internal yang terjadi di Indonesia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorIzzuddin, AhmadUNSPECIFIED
Thesis advisorLathifah, AnthinUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kalender Hijriah; Visibilitas hilāl; Rukyat hilal
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 17 Jan 2019 00:41
Last Modified: 17 Jan 2019 00:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8944

Actions (login required)

View Item View Item