Analisis pemikiran Imran Nazar Hosein tentang riba uang kertas

Anwar, Moh Saeful (2018) Analisis pemikiran Imran Nazar Hosein tentang riba uang kertas. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Sebuah tatanan ekonomi yang ditopang dengan sistem riba tidak akan pernah benar-benar sehat. Kalaupun suatu ketika tampak sehat, ia sebetulnya sedang menuju titik kolaps setelah mencapai puncaknya dari siklus krisis ekonomi (inflasi). Melihat kenyataan sekarang inflasi semakin merajalela ketika uang kertas diciptakan tanpa dibacking oleh barang tambang. Uang kertas diberlakukan di seluruh dunia karena Bretton Wood System. Menurut Imran N. Hosein uang kertas adalah riba dan akal-akalan oleh persekutuan Kristen-Yahudi Eropa untuk menguasai dunia. Di sini penulis tertarik untuk mengkaji pendapat Imran N. Hosein mengenai dalil-dalil hukum dalam menetakan riba uang kertas dan relevansinya di zaman sekarang. Ini mengingat bahwa ia merupakan ulama’ yang masih hidup dan aktif dalam berfatwa. Penelitian ini merupakan penelian hukum doktrinal dengan menggunakan metode penelitian library research. Dalam penelitian ini menggunakan bahan hukum primer berupa Al-Qur’an dan Hadist, sedangkan bahan hukum sekunder berupa The Gold Dinar and Silver Dirham: Islam and The Future of Money dan The Prohibition of Ribah in the Quran and Sunnah, karya Imran N. Hosein. Teknis pengumpulan data kepustakaan yang diperoleh melalui kepustakaan. Sedangkan analisis yang digunakan adalah deskriptif analisis yaitu suatu metode pengumpulan data untuk menetukan isi atau makna aturan yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan permasalahan hukum yang menjadi objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode epistemologi atas eskatologi. Imran N. Hosein menyatakan bahwa uang kertas termasuk dalam kategori riba dengan mempertimbangkan faktor sejarah uang kertas, politik uang kertas, dengan mengacu pada ayat-ayat Al-Qur’an surat Al-Baqarah: 278-281 dan Hadis-hadis nubuat (eskatologi) Nabi S.A.W. Imran N. Hosein mengkaitkan uang kertas dengan inflasi. Inflasi di zaman sekarang dapat menghancurkan perekonomian suatu negara, seperti kejadian di Zimbabwe. Negara Zimbabwe yang mata uangnya harus memiliki angka nol lebih dari 12 (100.0000.000.000) untuk bisa menyamai harga satu dolar Amerika Serikat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorNoor, AfifUNSPECIFIED
Thesis advisorRifqiawan, R. ArfanUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Riba; Uang kertas
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 22 Jan 2019 00:51
Last Modified: 22 Jan 2019 00:51
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8969

Actions (login required)

View Item View Item