Pelaksanaan rescheduling pembiayaan bermasalah di KSPPS BMT Walisongo Mijen Semarang relevansinya dengan fatwa no. 48/DSN-MUI/II/2005 tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah

Aswati, Hajar (2018) Pelaksanaan rescheduling pembiayaan bermasalah di KSPPS BMT Walisongo Mijen Semarang relevansinya dengan fatwa no. 48/DSN-MUI/II/2005 tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penjadwalan kembali (Rescheduling), yaitu perubahan jadwal pembayaran kewajiban anggota atau jangka waktunya. Pelaksanaan rescheduling di BMT Walisongo mempermudah anggota menyelesaikan kewajibannya, tetapi pelaksanaan rescheduling di BMT Walisongo menyimpang pada Fatwa MUI tentang penjadwalan kembali Tagihan murabahah. Pokok permasalahan dari uraian di atas adalah Bagaimana pelaksanaan rescheduling pada pembiayaan bermasalah di BMT Walisongo Mijen Semarang ? dan Bagaimana analisis hukum islam terhadap pelaksanaan rescheduling pada pembiayaan bermasalah di BMT Walisongo Mijen Semarang ?. Menjawab permasalahan di atas terkait pelaksanaan rescheduling di BMT Walisongo Mijen Semarang. Dalam skripsi ini metode pengumpulan data yang di gunakan yaitu metode wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data skunder, setelah semua data terkumpul penulis menganalisis dengan menggunakan metode deskriftif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan Rescheduling di BMT Walisongo membantu anggota dalam menyelesaikan pembiayaannya yang bermasalah. Dan pelaksanaan rescheduling di BMT Walisongo belum sesuai dengan Fatwa NO.48/DSN-MUI/II/2005 tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah. Karena pada poin satu dalam fatwa bahwa BMT tidak boleh menambah jumlah tagihan yang tersisa, tapi setelah di rescheduling secara tidak langsung ada tambahan jumlah sisa tagihan pokok.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMuhyiddin, MuhyiddinUNSPECIFIED
Thesis advisorMunif, AhmadUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Rescheduling; Murabahah; Penjadwalan kembali; Pembiayaan bermasalah; Fatwa Dewan Syariah Nasional
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 22 Jan 2019 00:52
Last Modified: 22 Jan 2019 00:52
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8970

Actions (login required)

View Item View Item