Persepsi masyarakat Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung terhadap zakat cabai

Apriyanto, Apriyanto (2018) Persepsi masyarakat Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung terhadap zakat cabai. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Cabai adalah sumber penghasilan utama bagi para petani Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung, ketika musim panen cabai tiba hasil panen cabai tersebut dijual kepada tengkulak. Biasanya petani menjual hasil panen cabai mencapai 50-100 kg untuk hasil panen pertama, padahal cabai jenis tanaman yang bisa dipanen berkali-kali. Akan tetapi masyarakat terutama petani belum mengetahui apakah hasil panen cabai tersebut wajib di zakati atau tidak, dalam hukum Islam, hasil tanaman perlu dikeluarkan zakat sebesar 5 % dari setiap hasil cabai yang terjual. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik zakat cabai di Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung dan Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap zakat cabai tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris (empirical law research) atau penelitian doktrinal sumber data dari petani Desa, kepala desa, tokoh agama dan masyarakat Ngadimulyo Kedu Temanggung. Data di peroleh dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Persepsi masyarakat Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung tentang zakat cabai adalah wajib, kewajiban tersebut dilakukan dengan memberikan zakat dari hasil panen. Panen cabai untuk lahan rata-rata 1 kisuk (1.000 m2) bisa dilakukan 15 kali panen dalam semusim. Hasil rata-rata panen cabai mencapai 15 kwintal dengan harga perkilogramnya Rp. 15.000,-, jadi pendapatan petani cabai dari hasil panen cabai sebesar Rp. 22.500.000,-. Masyarakat mengeluarkan kewajiban zakat dari hasil panen tersebut sebesar Rp. 50.000,- sampai Rp. 100.000,-. Zakat diberikan kepada keluarga terdekat, tetangga, fakir, miskin, anak yatim, atau untuk pembangunan dan sarana prasarana mus}alla. 2) Hukum Islam menerangkan bahwa hasil bumi yang bisa dikelola atau sebagai sumber penghasilan pokok hukumnya wajib di zakati sebagai mana yang diatur dalam QS. al-An’am 141. Salah satunya adalah cabai, masyarakat Desa Ngadimulyo Kedu Temanggung mayoritas menjadi petani dan mengandalkan cabai sebagai sumber penghasilan pokok dengan hasil panen rata-rata 1,5-2ton dan pendapatan sebesar Rp. 12.500.000,- setiap musim panen. Sehingga dalam perhitungan hukum Islam prosentase zakat hasil pertanian adalah sebesar 5 % bagi yang tanamannya diairi irigasi dan 10% yang tadah hujan, dan nis}ab sebesar 653 Kg sesuai dengan nis}ab padi. Jika harga padi perkilo Rp. 5.000,- dan harga cabai Rp. 15.000,- , maka nis}ab cabai adalah 217 Kg. Panen yang dihasilkan oleh petani desa Ngadimulyo Kedu Temanggung sudah mencapai nis}ab maka hukumnya wajib untuk mengeluarkan zakat. Perhitungan dalam mengeluarkan zakat adalah 5%dari Rp. 22.500.000,- hasilnya Rp. 1.125.000,-, jadi zakat yang harus dikeluarkan oleh petani desa Ngadimulyo Kedu Temanggung sebesar Rp. 1.125.000-, akan tetapi Petani mengeluarkan zakat dari hasil panen tersebut sebesar Rp. 50.000,- sampai Rp. 100.000,-. Zakat diberikan kepada keluarga terdekat, tetangga, fakir, miskin, anak yatim, atau untuk pembangunan dan sarana prasarana mus}alla. Oleh karena itu persepsi masyarakat tentang zakat cabe yang dilakukan petani belum bisa dikatakan zakat cabe tetapi seperti memberikan s}adaqah atau infaq.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorKhoirin, NurUNSPECIFIED
Thesis advisorKhoir, TolkhatulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Zakat pertanian
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 22 Jan 2019 00:59
Last Modified: 22 Jan 2019 00:59
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8973

Actions (login required)

View Item View Item