Tinjauan hukum Islam terhadap praktik jual beli air kolam bekas galian : studi kasus di Desa Karangsono Mranggen Kabupaten Demak

Labib, Muhammad Nadhiful (2018) Tinjauan hukum Islam terhadap praktik jual beli air kolam bekas galian : studi kasus di Desa Karangsono Mranggen Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Jual beli air Blumbang dengan menggunakan waktu adalah jual beli yang terjadi di desa karangsono. Masyarakat di sana mengadakan jual beli air tetapi menggunakan jam/waktu. Blumbang sendiri adalah bekas penggalian tanah untuk dijadikan batu bata, sehingga ketika hujan tertampunglah air. Takaran yang digunakan dalam pembelian air Blumbang adalah takaran jam/waktu bukan ukuran pasti dari benda yaitu Kg, liter atau kubik sehingga tidak dapat di tentukan sedikit banyakanya jumlah air yang didapat. Selain itu praktik jual beli air Blumbang yang ada di Desa Karangsono terdapat unsur sewa-menyewanya karena menggunakan waktu sebagai batas berakhirnya transaksi. Dari situ penulis tertarik untuk menelitinya yang mengacu pada pokok permasalahan sebagai berikut: Bagaimana pelaksanaan jual beli air Blumbang di desa karangsono kec. Mranggen? Dan Bagaimana analisis hukum islam terhadap pelaksanaan jual beli air Blumbang di desa karangsono kec. Mranggen? Dalam penelitian ini, jenis penelitianya adalah penelitian hukum non doctrinal dan metode pengumpulan datanya adalah dengan obeservasi, wawancara atau interview. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah metode diskriftif analisis. Akhirnya penulis berkesimpulan bahwa jual beli air Blumbang sudah menjadi kebiasaan masyarakat desa Karangsono Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Dalam pelaksanaan jual beli air Blumbang ini tidak bisa di kategorikan sebagai sewa-menyewa, karena sewa-menyewa mengambil manfaat bukan benda sehingga dalam transaksi air jumbangan ini masuk kedalam transaksi jual beli karena akad yang ada adalah pemindahan kepemilikan. Transaksi ini telah memenuhi rukun dan syarat maka menurut hukum islam jual beli air Blumbang sah meski terdapat garar. Karena garar yang terdapat di sana adalah garar yang dimaklumi atau garar yang disepelekan maka garar yang lebih kecil harus dikalahkan oleh hajat yang lebih besar.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorTolkah, TolkahUNSPECIFIED
Thesis advisorRosyidah, NoorUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Jual beli; Air kolam bekas galian; Hukum ekonomi Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 11 Feb 2019 05:16
Last Modified: 11 Feb 2019 05:16
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9018

Actions (login required)

View Item View Item