Tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana penganiayaan anak hingga menyebabkan cacat permanen

Wahyudi, Aris (2018) Tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana penganiayaan anak hingga menyebabkan cacat permanen. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
112211015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kehidupan masyarakat saat ini selalu diiringi dengan peningkatan kejahatan, masyarakat pada dasarnya merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa sub sistem-sub sistem yang memiliki kepentingan berbeda satu sama lainnya. Perbedaan antara sub sistem ini dapat menimbulkan suatu benturan kepentingan tersebut dibiarkan maka lambat laun akan terakumulasi dalam sikap dan menimbulkan perbuatan jahat yang dikenal dengan kejahatan atau kriminalitas. Anak merupakan objek lemah secara sosial dan hukum yang sangat rentan menjadi sasaran tindak kekerasan. Belakangan ini, kasus child abuse semakin marak terjadi di Indonesia. Orang dewasa yang seharusnya memberikan pengawasan dan perlindungan terhadap anak malah kerap menjadi pelaku tindak penganiayaan terhadap anak. Semakin banyaknya tindakan kekerasan yang berakibat fatal bahkan hingga menyebabkan kematian menimbulkan keprihatinan atas rendahnya upaya perlindungan terhadap hak hidup anak. Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk meneliti Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Anak Hingga Menyebabkan Cacat Permanen (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 304/Pid Sus/2014/Pn.Smg). Dengan batasan penelitian, pertama, Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tindak pidana kekerasan anak yang menyebabkan cacat permanen? Kedua, Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Semarang No. 304/Pid Sus/2014/PN.Smg. tentang kasus kekerasan terhadap anak yang menyebabkan cacat permanen? Jenis penelitian lapangan; field research dengan metode analisis data deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penganiayaan anak hingga menyebabkan cacat permanen pada putusan No. 304/PidSus/2014/Pn.Smg, jauh dari tuntutan. Terdakwa hanya dijatuhi hukuman penjara 9 bulan. Hal tersebut terasa tidak setimpal dengan perbuatan terdakwa yang menimbulkan cacat permanen bagi korban (anak).

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRokhmadi, RokhmadiUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hukum pidana Islam; Tindak pidana penganiayaan; Putusan pengadilan; Kekerasan terhadap anak
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam (Jinayah Siyasah)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 13 Mar 2019 09:41
Last Modified: 13 Mar 2019 09:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9147

Actions (login required)

View Item View Item