Pemikiran Idham Chalid tentang demokrasi terpimpin di Indonesia

Zamroni, Ahmad (2018) Pemikiran Idham Chalid tentang demokrasi terpimpin di Indonesia. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
122211023.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Demokrasi terpimpin adalah merupakan suatu sistem pemeritahan yang keputusan dan kebijakannya dijalankan dengan berpusat pada kekuasaan yang berada pada satu orang (pemimpin negara). Demokrasi ini sering disebut dengan demokrasi ala Soekarno atau demokrasi yang terpusat. Dalam demokrasi terpimpim rakyat dicegah untuk memiliki dampak / pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan yang dijalankan oleh negara. Demokrasi terpimpin muncul dan di jadikan sistem pemerintahan di Indonesia dimana pada saat itu kondisi politik yang sangat gaduh. Idham Chalid yang selaku ketua partai sekaligus tokoh ulama pada masa itu merumuskan dan mengkaji tentang sistem demokrasi terpimpin. Idham menjelaskan bagaimana demokrasi terpimpin adalah sistem yang ada di dalam Islam yaitu dengan menyamakannya dengan syura’ yang terpimpin. Mulanya Idham menggambarkan demokrasi dengan syura’ di dalam Islam dengn mengambil rujukan-rujan serta sumber utama yaitu Al-Qur’an dan Hadist.Adapun permasalah yang dibahas adalah bagaimana pemikiran Idham Chalid tentang demokrasi terpimpin yang di anggapnya sejalan dengan syura’ di dalam Islam dan bagaimana pemikiran Idham Chalid dalam pandangan fiqih siyasah. Skripsi ini merupakan jenis penilitian kepustakaan (library research) sumber data penelitian ini terdiri dari data primer yaitu buku Idham Chalid yang di sampaikan pada kuliah luar biasa di PTI NU yang berjudul Islam dan Demokrasi Terpimpin serta data sekunder yaitu hal-hal yang berkaitan dengan pemikiran Idham serta demokrasi terpimpin. Adapun analisis yang diguanakan penulis dalam penelitian ini adalah metode analisis historis. Dalam analisis ini hasilnya adalah yang pertama, bahwasannya berdasarkan data-data yang ada Idham merumuskan demokrasi terpimpin dengan syura’ di dalam Islam dengan dasar Al-Quran yaitu surat QS.asy-Syura ayat 38 dan QS.Ali Imran ayat 159. Serta hadist-hadist tentang syura’ dan riwayat para sahabat nabi yaitu kisah khalifah Abu Bakar dan khalifah Ali bin Abi Thalid. Kedua dalam analisis ini Idham melakukan sikap eklektik dengan mencari sisi dari syura dan menyamakan syura dengan demokrasi. Idham berfikir moderat Kemudian menyepadankan demokrasi terpimpin dengan syura’ yang terpimpin, dalam arti lain Idham mengukur baik demokrasi maupun demokrasi terpimpin dari kesamaanya dengan syura’.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorKhoir, TholkhatulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Politik Islam; Demokrasi terpimpin
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam (Jinayah Siyasah)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 13 Mar 2019 09:48
Last Modified: 13 Mar 2019 09:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9155

Actions (login required)

View Item View Item