Perlindungan hukum terhadap eksploitasi anak sebagai pengemis dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Yayasan Setara Kota Semarang tahun 2017

Syarifah, Aslichatus (2018) Perlindungan hukum terhadap eksploitasi anak sebagai pengemis dalam perspektif hukum Islam : studi kasus di Yayasan Setara Kota Semarang tahun 2017. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img] Text
122211030.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Anak sebagai amanah Allah swt yang harus senantiasa dijaga dan dilindungi, karena seorang anak dilahirkan dalam keadaan tauhid dan fitrah yang selamat dan memiliki potensi kebaikan. Fitrah seorang anak bisa saja menyimpang apabila orang tua memiliki sifat ketidakpedulian terhadap anak dan salah dalam memberikan pendidikan. Khususnya fenomena eksploitasi anak di Kota Semarang semakin lama semakin bertambah, banyaknya anak yang bekerja sebagai pengemis dikeramaian kota, dimana anak-anak tersebut turut mencari nafkah untuk keluarganya maupun oknum-oknum orang dewasa. Masalah penegakan hukum yang dihadapi LSM Yayasan Setara dan Pemerintah Kota Semarang merupakan masalah yang tidak sederhana,bukan dikarenakan kompleksitas sistem hukum itu sendiri, tetapi juga rumitnya sistem hukum dengan sistem sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Mengenal latar belakang tersebut, terdapat beberapa masalah yang ingin diungkap yakni 1) Apa faktor yang menyebabkan terjadinya eksploitasi anak di Yayasan Setara Kota Semarang, 2) bagaimana upaya yang dilakukan oleh Yayasan Setara Kota Semarang serta analisisnya menurut hukum islam dalam melakukan perlindungan hukum terhadap eksploitasi anak sebagai pengemis. Penelitian ini merupakan jenis penilitian normatif- empiris dengan teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan (field research). Bahan-bahan dan datanya diperoleh dari observasi,, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini juga bersifat deskriptif, maka analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini berisi penerapan perda Kota Semarang No. 5 Tahun 2014 Tentang pengemisan dan gelandangan. UU Perlindungan Anak dan UU Kesejahteraan Anak No. 4 Tahun 1979. Dari ketiga peraturan tersebut, Yayasan Setara melaksanakan kegiatan yang sesuai atau hampir sama dengan hal tersebut. Kegiatan Yayasan Setara terdiri dari kegiatan pelayanan langsung dan tidak langsung yang meliputi upaya pencegahan dini, sosialisasi, pembentukan sekolah ramah anak, advokasi, pelatihan ESKA. Pelaksanaan perlindungan disesuaikan dengan hukum islam telah meliputi lima pokok kaidah dalam Qawaid Fiqhiyah yaitu, Al-Umuru bi maqoshidiha, Al- Yaqinu la yuzaalu bissya’, Ad- Dhoraru yuzaalu, Al- Masya’qatu tajlibu taisir, Al-Aadatu muhakkamah. Pelaksanaan keseluruhan yang dilakukan Yayasan Setara untuk memberikan perlindungan terhadap anak dan menjunjung tinggi hak-hak anak.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorSahidin, SahidinUNSPECIFIED
Thesis advisorWati, Brilyan ErnaUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Eksploitasi anak; Perlindungan hukum; Hukum pidana Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 13 Mar 2019 09:49
Last Modified: 13 Mar 2019 09:51
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9156

Actions (login required)

View Item View Item