Pemahaman Muhammad Nashiruddin al-Albani terhadap hadis-hadis tentang cadar

Muslim, Anittabi' (2018) Pemahaman Muhammad Nashiruddin al-Albani terhadap hadis-hadis tentang cadar. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
1404026110.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Permasalahan cadar bukan merupakan masalah yang baru ada dalam masyarakat. Permasalahan cadar sampai pada saat ini masih menjadi suatu hal yang khilafiyah di kalangan para ulama. Cadar adalah kain yang digunakan wanita untuk menutup sebagian wajahnya, dan hanya matanya saja yang terlihat. Cadar dalam istilah Arab disebut dengan an-niqāb . Salah satu ulama yang mengemukakan pendapatnya tentang cadar adalah Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Beliau memiliki metode dan langkah sendiri dalam menentukan keshahihan dan kedla’ifan suatu hadis. Salah satu hadis yang menjadi kajiannya adalah hadis-hadis yang berbicara tentang cadar, yang bermula dari pengukuhan batasan aurat dari seorang wanita, apakah wajah termasuk bagian dari aurat atau tidak. Dari latar belakang di atas, penulis mengemukakan dua rumusan masalah yang dikaji, yakni metode pemahaman Al-Albani terhadap hadis-hadis tentang cadar, serta kontekstualisasi pemahaman Al-Albani terhadap hadis-hadis tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan fokus tujuan pada kajian teks. Kajian teks dilakukan dengan mencari literatur-literatur yang ada di perpustakaan. Selain itu, penelitian ini termasuk penelitian dengan kriteria kajian pustaka atau library research dalam pengelolaan data-data yang ada. Setelah melalui serangkaian penelitian, penulis menyimpulkan hasil dari penelitiannya yakni; metode yang digunakan Al-Albani didasarkan pada analisis isnad untuk menentukan kualitas hadis. Metode yang digunakan Al-Albani berkaitan erat dengan metode jarh dan ta’dil terhadap rawi dalam suatu hadis. Ada satu kaidah yang sering digunakan oleh Al-Albani yang berkaitan dengan kaidah jarh dan ta’dil, yakni kaidah “Apabila ada rawi yang dipertentangkan antara jarh dan ta’dil, maka Al-Albani mendahulukan jarh atas ta’dil. Karena pada dasarnya pada diri seorang rawi terdapat kecacatan yang membekas.” Dari kritik sanad dilanjutkan pada kritik terhadap matan. Hal ini beliau lakukan jika sanad sudah terbukti shahih. Al-Albani merupakan salah seorang ulama yang menggunakan metode pemahaman yang tekstual. Yang dimaksud dengan pemahaman hadis secara tekstual adalah memahami hadis berdasarkan makna lahiriah, asli, atau sesuai dengan arti secara bahasa. Metode ini sebagaimana yang digunakan oleh M. Syuhudi Ismail. Namun, dalam membahas cadar, Al-Albani menggunakan metode pemahaman secara tekstual dan kontekstual dengan melihat pada argumen beliau bahwa istri-istri Nabi saw. juga mengenakan cadar. Pernyataan ini juga membantah kelompok yang menyatakan bahwa cadar adalah bid’ah. Sedangkan dalam membahas masalah cadar, Al-Albani telah mengumpulkan 13 hadis yang beliau nilai sebagai hadis shahih dan dapat dijadikan hujjah. Cara ini sama dengan salah satu metode yang digunakan oleh Yusuf Qardlawi, yakni menghimpun hadis-hadis yang setema untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Sementara kontekstualisasi pemahaman Al-Albani terhadap hadis-hadis tersebut dapat dilihat dari pemahaman dan keseharian orang-orang Arab yang dinilai sebagai sumber munculnya pemakaian cadar bagi seorang wanita, serta masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang masih belum bisa menerima cadar sebagai cara seorang muslimah untuk beribadah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMusyafik, AhmadUNSPECIFIED
Thesis advisorSya'roni, Mokh.UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hijab; Cadar; Studi hadis
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir (Tafsir Hadis)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 26 Mar 2019 05:56
Last Modified: 26 Mar 2019 05:56
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9253

Actions (login required)

View Item View Item