Konsep makrifatullah menurut KH. Ahmad Rifa'i dan relevansinya dalam menanggulangi dekadensi moral

Fuad, Muhammad Hazmi (2018) Konsep makrifatullah menurut KH. Ahmad Rifa'i dan relevansinya dalam menanggulangi dekadensi moral. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
1404046014.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang menyangkut dekadensi moral, akhir-akhir ini menjadi permasalahan yang sangat krisis di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Islam telah menyumbangkan suatu konsep penataan jalan hidup yang komprehensif, salah satunya adalah taṣawuf. Adanya tasawuf di tengah-tengah zaman saat ini menjadi ikhtiyar solutif dalam memecahkan permasalahan dekadensi moral. Solusi tasawuf yang di bahas dalam penelitian ini adalah memfokuskan pada konsep makrifatullah menurut KH. Ahmad Rifa'i.Beliau memiliki pengalaman spiritual dan pengalaman agama yang diperoleh dari belajarnya, yaitu membuka kesadaran masyarakat untuk menjadikan Islam sebagai pedoman hidup dan semangat perjuangan, selain itu beliau juga memiliki corak pemikiran tasawuf di bidang zuhud, tawakal, makrifat, khauf, mahabah, ikhlas, dan tarikat.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode content analysis dengan memperhatikan pokok pikiran dalam setiap deskripsi pembahasan penelitian, yang diambil literaratur kitab karya KH. Ahmad Rifa'i dan literatur literatur yang lain. Hasil penelitian ini diharapkan bahwa makrifatullah menurut KH. Ahmad Rifa'i dapat memberikan kontribusi besar dalam menanggulangi dekadensi moral. Konsep makrifatullah menurut KH. Ahmad Rifa'i menjelaskan bahwa orang yang sudah mencapai tingkat makrifatullah, hatinya senantiasa melihat semua perbuatan dan kejadian di alam ini adalah baik, karena semua itu merupakan perbuatan Allah Swt. Konsep makrifatullah menurut beliau didasarkan pada tahapan-tahapan seperti takholli, tahalli, sehingga memunculkan perasaan takut (khauf) dan cinta (maḥabbah) kepada Allah Swt, setelah itu tercapailah puncak tajalliyah berupa makrifatullah. Maka dari itu dapat diketahui bahwa apabila seorang hamba telah mencapai tingkat makrifatullah, ia akan selalu merasa diawasi oleh Allah Swt dalam setiap tindakan dan perbuatannya. Dengan begitu, ia berusaha untuk menekan segala faktor penyebab terjadinya perbuatan tercela dan dapat mengurangi potensi terjadinya dekadensi moral.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorHadziq, AbdullahUNSPECIFIED
Thesis advisorArikhah, ArikhahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tasawuf; Dekadensi moral; Makrifatullah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 27 Mar 2019 10:34
Last Modified: 27 Mar 2019 10:34
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9267

Actions (login required)

View Item View Item