Pengembangan modul kimia materi redoks dan elektrokimia berbasis kearifan lokal (perawatan terhadap logam pusaka di Museum Ranggawarsita) untuk meningkatkan literasi kimia siswa kelas XII SMAN 16 Semarang

Setyaningsih, Utari Dwi (2018) Pengembangan modul kimia materi redoks dan elektrokimia berbasis kearifan lokal (perawatan terhadap logam pusaka di Museum Ranggawarsita) untuk meningkatkan literasi kimia siswa kelas XII SMAN 16 Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
00 SKRIPSI FULL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (18MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada karakteristik peserta didik yang lebih suka belajar mandiri, kurangnya minat terhadap pembelajaran kimia dan belum mengetahui kearifan lokal berupa perawatan logam pusaka di Museum Ranggawarsita. Padahal perawatan logam tersebut dapat dikaitkan dengan materi kimia, khususnya redoks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul pembelajaran Redoks berbasis Kearifan lokal yang ada di Kota semarang yaitu perawatan logam pusaka di Museum Ranggawarsita. Komposisi modul dikaitkan dengan kearifan lokal dan kehidupan sehari-hari sehingga dihasilkan modul pembelajaran yang berkualitas. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMAN16 Semarang yang berjumlah 9 anak dengan kriteria masing-masing 3 peserta didik dengan tingkat pemahaman atas, menengah dan bawah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD atau Research and Development dengan model 4D dari Thiagarajan. Deskripsi prototipe modul yaitu cover, pendahulan, kegiatan ayo mencoba, kegiatan analisis, kegiatan museum dihatiku, teka-teki redoks, rangkuman, uji kompetensi, daftar pustaka dan glosarium. Hasil uji kualitas modul yang dikembangkan pada penelitian ini berdasarkan penilaian oleh validator materi dan media yang menyatakan bahwa modul yang dikembangkan “cukup valid” dengan rata-rata skor sebesar 84,62%. Hasil uji keterbacaan modul dengan rata-rata 90% termasuk kategori tinggi. Respon angket tanggapan peserta didik sebesar 83% termasuk dalam kategori “cukup valid”. Literasi kimia aspek pengetahuan peserta didik pada uji kelas kecil mengalami peningkatan dengan skor N-gain 0,72 (tinggi). Penilaian aspek afektif dengan rata-rata 81% (baik). Berdasarkan data hasil uji kelayakan pada setiap aspek penilaian modul kimia berbasis kearifan lokal maka dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar peserta didik.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMulyatun, MulyatunUNSPECIFIED
Thesis advisorHakim, FachriUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Modul pembelajaran; Pembelajaran kimia; Literasi kimia; Kearifan lokal; Redoks; Elektrokimia
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences > 541 Physical and theoretical chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Kimia
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 30 Apr 2019 10:22
Last Modified: 30 Apr 2019 10:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9370

Actions (login required)

View Item View Item