Efektivitas model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) terhadap kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan peserta didik kelas VII MTs Walisongo Kayen

Al Zuhri, Marisa Labiq (2018) Efektivitas model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) terhadap kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan peserta didik kelas VII MTs Walisongo Kayen. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
skripsi full.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan di kelas VII MTs Walisongo Kayen yaitu kesulitan yang dialami peserta didik mengenai kemampuan koneksi matematis. Sedangkan kemampuan koneksi matematis penting dimiliki peserta didik untuk memahami konsep-konsep matematika secara keseluruhan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefktifan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap kemampuan koneksi matematis antara peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi perbandingan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs Walisongo Kayen yang terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling dan dipeoleh kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Kemampuan koneksi matematis peserta didik diuji dengan menggunakan post test yang telah diuji cobakan di kelas VII C. Berdasarkan uji pra syarat kedua kelas yaitu kontrol dan eksperimen berdistribusi normal dan homogen. Ketercapaian kemampuan koneksi matematis kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan koneksi matematis peserta didik pada materi perbandingan kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran CORE adalah 81,82 dengan persentase ketercapaian kemampuan koneksi matematis sebesar 88,17% yakni dengaan kategori baik sekali. Pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran kovensional, memiliki rata-rata kemampuan koneksi matematis sebesar 74,13 dengan persentase ketercapaian sebesar 84,19% yang masuk dalam kategori baik sekali. Pada uji perbedaan rata-rata dengan menggunakan uji-t satu pihak kanan diperoleh dan dengan taraf signifikansi dan. Diperoleh,atau,maka maka terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan antara kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran model CORE dan peserta didik di kelas kontrol dengan pembelajaran kovensional. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran CORE efektif terhadap kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan peserta didik kelas VII MTs Walisongo Kayen .

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMaslihah, SitiUNSPECIFIED
Thesis advisorRohman, Ahmad AunurUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran; Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE); Kemampuan koneksi matematis ; Pembelajaran matematika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 510 Mathematics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Matematika
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 30 Apr 2019 10:39
Last Modified: 30 Apr 2019 10:39
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9376

Actions (login required)

View Item View Item