Pemakaian jilbab di kalangan anggota polisi wanita (POLWAN) di POLRES Tegal : analisis metode dakwah fardiyah

Artarini, Dhiajeng Auliana (2019) Pemakaian jilbab di kalangan anggota polisi wanita (POLWAN) di POLRES Tegal : analisis metode dakwah fardiyah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan banyaknya polwan berjilbab di Polres Tegal. Jilbab merupakan problem personal. Selain itu berjilbab merupakan salah satu problem dakwah yang harus ditangani, salah satunya yaitu dengan menggunakan dakwah fardiyah. Penelitian ini merupakan upaya terhadap polwan di Polres Tegal agar melakukan kewajibnnya sebagai seorang muslimah yaitu dengan memakai jilbab. Sebagai rumusan masalah adalah: apa saja faktor-faktor yang menjadikan polwan di Polres Tegal berjilbab? bagaimana analisis metode dakwah fardiyah terhadap pemakaian jilbab di kalangan anggota polwan di Polres Tegal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang mempelajari secara langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh kejelasan tentang realita sosial yang ada. Metode penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologi. Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan anggota Polres Tegal yang terdiri dari polwan berjilbab, polki (polisi laki-laki), kabbagsumda, paurlat, paurmin, maupun tokoh agamawan. Observasi dilakukan untuk mengamati hal yang berkaitan dengan pemakaian jilbab pada polwan dan dokumentasi foto subyek selama mengikuti serta mengamati kegiatan bintal di Polres Tegal. peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif, untuk memaparkan tentang bagaimana metode dakwah fardiyah yang dilakukan terhadap pemakaian jilbab yang dilakukan oleh anggota polwan di Polres Tegal. Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor yang menjadikan polwan berjilbab yaitu faktor keluarga, lingkungan dan diri sendiri yang menyadari bahwa memakai jilbab merupakan kewajiban seorang muslimah yang hendaknya dilakukan serta mengetahui dan mengerti tentang kandungan ayat Al-Qur’an maupun hadist tentang jilbab atau menutup aurat. Berdasarkan data di lapangan mengenai penanganan yang dilakukan dilakukan oleh Polres Tegal terhadap pemakaian jilbab dikalangan anggota polwan dengan menggunakan metode dakwah fardiyah yang meliputi taushiyah, ta’lim, mauizhah hasanah, dan uswah hasanah. Metode tersebut memiliki tingkat efektifitas yang berbeda.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorIsmawati, IsmawatiUNSPECIFIED
Thesis advisorHasanah, HasyimUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Jilbab; Metode dakwah; Polisi wanita
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 27 May 2019 04:37
Last Modified: 27 May 2019 04:37
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9477

Actions (login required)

View Item View Item