Madrasah : dari Nizamiyah hingga pesisiran Jawa

Junaedi, Mahfud (2014) Madrasah : dari Nizamiyah hingga pesisiran Jawa. Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam, 8 (1). pp. 95-125. ISSN 1979-1739 (print); 2502-8057 (online)

[img]
Preview
Text
Mahfud_Junaidi-JURNAL 3. MADRASAH DARI NIZHAMIYAH.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (688kB) | Preview
Official URL: http://journal.walisongo.ac.id/index.php/Nadwa/

Abstract

Growth and development in the Coastal Java madrasah in the early twentieth century until now generally spearheaded by scholars/religious leaders who graduated in Islamic centers in the Middle East. At first they established the boarding school, followed by the establishment of madrasah to the coast of Java can be regarded as children of a boarding school. The educational institutions have bonding formation of madrasah was first built by Niz{am al-Mulk in Baghdad in 1057, later known as madrasah Nizamiyah . This school is an educational institution that aims to teach Fiqh Sunni schools. Institutions of higher education has become one of the eleventh century and became the blueprint for the development of similar madrasah in the Islamic world. Historically, madrasah in Java can not be separated from the Middle East, especially the relationship Haramayn scholars of al-Azhar and Cairo with the students in Java, Indonesia. ABSTRAK: Pertumbuhan dan perkembangan madrasah di Pesisir Jawa pada awal abad ke XX hingga kini, umumnya dipelopori oleh para kiai atau tokoh agama yang menamatkan pendidikan di pusat-pusat Islam tersebut. Pada awalnya mereka mendirikan pondok pesantren, lalu diikuti dengan pendirian madrasah, sehingga madrasah di pesisir Jawa bisa dikatakan sebagai anak-anak pesantren. Lembaga pendidikan ini memiliki ikatan dengan madrasah pertama kali dibangun oleh Niz{am al-Mulk di Baghdad pada tahun 1057, kemudian dikenal dengan madrasah Niz{amiyah. Madrasah ini merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mengajarkan fikih mazhab Sunni. Lembaga pendidikan tinggi ini ada pada abad kesebelas dan menjadi cetak biru bagi pengembangan madrasah-madrasah serupa di dunia Islam. Secara historis, keberadaan madrasah di Jawa tidak dapat dipisahkan dari hubungan ulama Timur Tengah, khususnya Haramayn dan al- Azhar Kairo dengan para murid di Jawa, Indonesia.

[error in script]
Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Madrasah; Nizamiyah; Pesisir Jawa; Pesantren; Pendidikan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Artikel Jurnal (Journal Articles)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 24 Apr 2019 07:57
Last Modified: 24 Apr 2019 07:57
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9522

Actions (login required)

View Item View Item