Status pernikahan suami yang meli’an istrinya : studi perbandingan pendapat Imam Al-Sarkhosī dan Imam Ibn Qudāmah

Bima Aji, Muhamad Fajar (2019) Status pernikahan suami yang meli’an istrinya : studi perbandingan pendapat Imam Al-Sarkhosī dan Imam Ibn Qudāmah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Li’an ialah sumpah yang diucapkan oleh suami ketika suami menuduh istrinya atau sebaliknya berbuat zina dengan empat kali kesaksian, kemudian pada sumpah kesaksian kelima disertai pernyataan bahwa ia bersedia menerima laknat Allah jika ia berdusta dalam tuduhannya itu, dan atau suami tidak mengakui janin yang diandung oleh istrinya. Jika, memang benar tuduhan suami terhadap istrinya, maka akan berimplikasi terhadap keabsahan pernikahan mereka. Menurut Imam Al-Sarkhosī, bahwa suami yang meli’an istrinya, maka status pernikahannya, yaitu berstatus “talak”. Artinya, bagi suami masih memiliki kesempatan untuk merujuknya. Sedangkan menurut Ibn Qudāmah, status pernikahan tersebut, yaitu “faskh” (rusak atau batal). Dengan fasakh¬-nya pernikahan tersebut, secara otomatis suami istri tidak dapat membangun hubungan suami istri kembali. Kemudian, dari perbedaan pendapat tersebut, apakah yang melatarbelakanginya,. Apakah dikarenakan perbedaan metodologi iṣtinbāṭ hukum, pengaruh mazhab, sentimen mazhab, ataukah karena hal lain ?. Mengacu pada permasalahan tersebut, maka penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut : 1) Bagaimana metode iṣtinbāṭ hukum Imam Al-Sarkhosī dan Imam Ibn Qudāmah tentang status pernikahan suami yang meli’an istrinya?. Penelitian dalam skripsi ini, yaitu penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari data sekunder, karena data tidak didapatkan dari kedua Imam secara langsung. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan, maka data tersebut penulis menganalisis dengan metode komparatif. Penelitian ini menyimpulkan, bahwa perbedaan pendapat diantara mereka berdua, disebabkan karena perbedaan metodologi istinbat hukum dan pengaruh dari mazhabnya masing-masing. Berangat dari apa yang melatarbelakangi perbedaan pendapat tersebut, penulis menemukan persamaan serta perbedaan dari keduanya, yaitu: 1) Persamaan, sama-sama menghukumi fasakh terhadap status pernikahan suami dan istri yang saling meli’an (rusak selama-lamanya), sama-sama memiliki dasar hukum, baik berupa naql maupun aql, dan sama-sama memiliki pendapat terkait status hukum suami yang meli’an istrinya; 2) Perbedaan, perbedaan dalam penggunaan dasar hukum, Al-Syarokhsī dengan mengutip hadis Nabi Saw, sedangkan Imam Ibn Qudāmah dengan menggunakan konsep qiyas, perbedaan dalam menghukumi status pernikahan suami yang meli’an istrinya. Al-Syarokhsī menghukumi talak ba’in, sementara Imam Ibn Qudāmah menghukumi fasakh (batal selama-lamanya), perbedaan dalam penggunaan dalil aql, Al-Syarokhsī mengatakan, jika li’an itu dari pihak suami, maka status hukumnya talak ba’in, sedangkan Imam Ibn Qudāmah, berpendapat jika talak, maka suami diharuskan mengucapakan talak dengan jelas, bukan dengan li’an serta harus diniati mentalaknya, dan Al-Syarokhsī, li’an hanya jatuh jika dalam persidangan, sedangkan Imam Ibn Qudāmah li’an jatuh dengan sendirinya (jika suami atau istri meli’an atau keduanya, maka otomatis jatuh li’annya).

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorHambali, SlametUNSPECIFIED
Thesis advisorMunawaroh, LathifahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pernikahan; Li’an
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Perdata Islam)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 17 Jun 2019 09:37
Last Modified: 17 Jun 2019 09:37
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9679

Actions (login required)

View Item View Item