Upaya Peningkatan Pembelajaran Kimia pada Materi Pemisahan Kimia melalui Metode Praktikum Berbasis Laboratorium Kelas VII MTs Hidayatus Syubban Genuk

Aniyah, Siti (2012) Upaya Peningkatan Pembelajaran Kimia pada Materi Pemisahan Kimia melalui Metode Praktikum Berbasis Laboratorium Kelas VII MTs Hidayatus Syubban Genuk. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083711021_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083711021_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan metode yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa. Salah satu metode tersebut adalah metode praktikum, dimana metode ini siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari, siswa juga diberi kesempatan untuk mengikuti suatu proses, mengamati suatu objek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek, keadaan atau proses sesuatu. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan pembelajaran kimia dengan metode praktikum terhadap hasil belajar kimia (kognitif, afektif, dan psikomotorik) materi pokok pemisahan kimia pada siswa kelas VII semester I MTs HidayatusSyubban Genuk pada mata pelajaran kimia materi pemisahan kimia melalui metode praktikum. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari hasil tes dan persentase ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa. Keberhasilan siswa untuk aspek kognitif dapat dilihat dari hasil tes, dengan ketuntasan individual bila semua siswa mencapai 65 atau menguasai 65% dan ketuntasan klasikal apabila 80% dari seluruh siswa dalam satu kelas memperoleh nilai ≥ 65 atau telah menguasai sama dengan 80% (sesuai dengan ketentuan sekolah).Terjadi peningkatan aktivitas afektif dan aktivitas psikomotorik siswa dari siklus I sampai siklus berikutnya. Dari hasil penelitian, rata-rata hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik meningkat setiap siklus. Pada siklus I aspek kognitif sebesar 70%, aspek afektif sebesar 74.65%, aspek psikomotorik sebesar 73.25%. Pada siklus II aspek kognitif sebesar 96.7%, aspek afektif sebesar 82.5%, aspek psikomotorik sebesar 84.5%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat melalui penerapan pembelajaran praktikum. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi dan masukan guru dalam melakukan kegiatan praktikum di laboratorium, untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Kimia; Metode Praktikum
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Kimia
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 17 Dec 2013 00:53
Last Modified: 17 Dec 2013 00:53
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/980

Actions (login required)

View Item View Item