Studi pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan perwakilan BWI Kota Semarang terhadap perwakafan

Khozin, Muhammad (2019) Studi pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan perwakilan BWI Kota Semarang terhadap perwakafan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
1402016033.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Badan Wakaf Indonesia (BWI) mempunyai tugas membina dan mengawasi pengelolaan harta benda wakaf. Dalam melaksanakan tugasnya itu BWI dapat membentuk perwakilan di daerah. Perwakilan di daerah juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam melaksanakan Pembinaan dan pengawasan. Di Semarang, pada 2016 telah terbentuk Perwakilan BWI Kota Semarang, namun pelaksanaan fungsi pembinaan baru dilaksanakan pada akhir tahun 2018. Sedangkan pengawasan belum pernah diadakan. Dari latar belakang masalah tersebut, penulis merumuskan masalah sebagai berikut: pertama, bagaimana pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan Perwakilan BWI Kota Semarang. Kedua, bagaimana implikasi pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan Perwakilan BWI Kota Semarang terhadap perwakafan. Jenis penelitian skripsi ini adalah penelitian kualitatif. yaitu suatu penelitian yang mengritisi dan menafsirkan persoalan sesuai dengan paradigma yang dianut oleh peneliti. Atau prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan penelitian hukum normatif empiris. Artinya, penelitian ini adalah penggabungan antara pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan berbagai unsur empiris. Metode penelitian normatif-empiris mengenai implementasi ketentuan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam suatu masyarakat. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Perwakilan BWI Kota Semarang telah melaksanakan pembinaan dalam bentuk sosialisasi undang-undang wakaf dan kegiatan konsultasi, sedangkan untuk pengawasan belum juga diadakan dikarenakan masih fokus dengan kegiatan pembinaan. pelaksanaan pembinaan yang dilakukan oleh Perwakilan BWI Kota Semarang belum sesuai dengan ketentuan undang-undang, dimana undang-undang menyebutkan bahwa pembinaan dilakukan paling tidak satu tahun sekali. Kedua, implikasi pelaksanaan pembinaan dan pengawasan terhadap perwakafan dirasa bermanfaat oleh para nazhir dalam tiga aspek yaitu: perlindungan hukum, peningkatan harta wakaf dan penataan manajemen. Sedangkan dalam pengembangan aset masjid bernilai produktif belum terwujud.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorBudiman, Achmad ArifUNSPECIFIED
Thesis advisorLathifah, AnthinUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Wakaf; Pengelolaan wakaf
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah (Hukum Perdata Islam)
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 26 Jul 2019 07:28
Last Modified: 26 Jul 2019 07:28
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9867

Actions (login required)

View Item View Item