Kesenian wayang sebagai media kerukunan umat beragama : analisis kerukunan umat beragama di masyarakat Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan

Sarpani, Sarpani (2018) Kesenian wayang sebagai media kerukunan umat beragama : analisis kerukunan umat beragama di masyarakat Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

SARPANI, 2018. Kesenian Wayang Sebagai Media Kerukunan Umat Beragama (Analisis Kerukunan Umat Beragama Di Masyarakat Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan). Semarang : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Kerukunan umat beragama merupakan suatu pondasi penting dalam menciptakan suatu keharmonisan antar lapisan masyarakat yang berbeda-beda. Menciptakan kerukunan umat beragama baik di tingkat Desa, Provinsi maupum Nasional. Hal ini kewajiban seluruh warga negara beserta instansi pemerintah lainnya. Selain peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah ada pula peran dari kesenian yang memberikan kontribusi dalam menciptakan hidup rukun. Salah satu cara untuk mewujudkan kerukunan umat beragama di Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobongan yaitu melalui pagelaran wayang Purwa. Dalam pagelaran wayang Purwa tersebut terdapat sebuah nasihat atau tuntunan untuk bersama-sama membangun kehidupan yang rukun, aman dan damai. Kerukunan umat beragama mengacu pada landasan setiap agama yang mengajarkan untuk saling mangasihi sesama manusia tanpa membedakan keyakinan yang dianutnya. Perbedaan keyakinan di desa Tunjungharjo bukan sebuah masalah karena di era modernisasi masyarakat sudah lebih menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. selain itu, sebuah ajang silaturahim masyarakat untuk berinteraksi satu dengan lainnya tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana peran kesenian wayang sebagai media kerukunan umat beragama di Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. 2). Bagaimana dinamika kerukunan dalam masyarakat Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan melalui kesenian wayang. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan 1). untuk mengetahui peran kesenian wayang sebagai media kerukunan umat beragama di Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. 2). untuk mengetahui dinamika kerukunan dalam masyarakat Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan melalui kesenian wayang. Penelitian ini bersifat studi lapangan (Field Research) yaitu sebuah cara untuk menemukan secara spesifik dan realitas tentang apa yang sedang terjadi pada suatu saat di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pengumpulan data yang dilakukan dalam melakukan penelitian ini diambil secara langsung di lokasi atau daerah tempat penelitian, yaitu di Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ini berasal dari responden yang dihimpun dalam sebuah wawancara dengan para informan dan observasi langsung ke lokasi penelitian. Adapun data sekundernya yaitu dari buku-buku, jurnal, majalah serta dokumentasi berupa gambar. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dalam penelitian ini diantaranya dilakukan dari perwakilan pemerintah desa setempat, para tokoh agama serta masyarakat setempat Sedangkan metode penelitian data yang digunakan yaitu metode kualitatif dan deskriptif analisis. Penelitian ini menemukan beberapa peran kesenian wayang sebagai media kerukunan umat beragama. Diantaranya yaitu, memberikan sebuah tuntunan atau nasihat kehidupan bahkan mengajarkan perilaku kehidupan bermasyarakat. Membangun sikap toleransi beragama, membangun sikap keterbukaan dan membangun kerjasama antar pemeluk agama. Terdapat dinamika keagamaan masyarakat desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan yaitu kehidupan penuh kekeluargaan dan kegotong–royongan yang melekat erat dalam tseiap diri penduduk desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Hal ini dapat lihat, dengan adanya kerja bakti, sambatan atau pembangunan rumah, khajatan dan kebersihan desa.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorAdfar, ZainulUNSPECIFIED
Thesis advisorSuhandjati, SriUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Wayang; Kerukunan beragama
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
700 The arts > 790 Recreational and performing arts > 792 Stage presentations
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Studi Agama-agama (Perbandingan Agama)
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 03 Aug 2019 03:34
Last Modified: 03 Aug 2019 03:34
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9939

Actions (login required)

View Item View Item