Studi kritik hadis tentang al-ramyu

Muhaimin, Abdul (2019) Studi kritik hadis tentang al-ramyu. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
_SKRIPSI FULL FINAL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Di berbagai literatur yang menjelaskan tentang hadis al-ramyu, lafaz al-ramyu sebagian diartikan sebagai memanah sedangkan sebagian yang lain diartikan melempar. Di sisi lain terdapat pula di beberapa tempat kajian islam seperti majlis taklim, pengajian, atau yang lainnya berisi dakwah tentang anjuran memanah. Para pendakwah biasanya menyertai hadis-hadis tentang al-ramyu sebagai dalil dalam ceramahnya. Namun, kebanyakan dari mereka tidak menjelaskan makna lain dari lafaz al-ramyu itu ke dalam konteks sekarang. Sehingga penelitian hadis dalam konteks yang lebih luas perlu dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang proporsional dalam konteks kekinian. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan kritik sanad-matan agar diketahui kualitas hadis yang nantinya sebagai dasar apakah hadis tersebut bisa dijadikan sebagai hujjah atau tidak. Kemudian memahami hadis dengan pemahaman secara kontekstual. Dalam penentuan metode yang tepat dalam pemahamannya, terlebih dahulu penulis menggunakan pinsip yang ditawarkan oleh Syuhudi Ismail mengenai pemilihan pemahaman hadis yang lebih tepat dipahamai dengan tekstual atau kontektstual. Selanjutnya dengan metode kontekstual Yusuf Qarḍawi yang di antaranya adalah dengan pendekatan bahasa dimana perlu adanya konfirmasi makna dan konotasi kata-kata yang terdapat dalam hadis. Hal itu perlu dilakukan karena dimungkinkan adanya konotasi yang berubah dari masa ke masa atau dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya. Kemudian dengan jalan membedakan antara sarana atau wasilah yang berubah dan sasaran yang tetap. Dari penelitian yang penulis lakukan, terdapat beberapa hal yang dapat disimpulkan, yaitu: Semua hadis tentang al-ramyu yang telah penulis paparkan pada skripsi ini secara umum memiliki kualitas sahih. Sehingga semua hadis tentang al-ramyu di sini dapat dijadikan sebagai hujah dan bahan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui lebih dalam makna tentang al-ramyu. Adapun hasil pemahaman makna al-ramyu adalah bahwa hadis ini dapat dipahami secara kontekstual karena terdapat petunjuk kuat sehingga hadis tersebut perlu dipahami secara tersirat, yaitu petunjuk dari sisi historis ketika hadis ini disabdakan di mana terdapat perbedaan model peperangan pada zaman Nabi dengan zaman sekarang. Kemudian melalui metode kontekstualisasi Yusuf Qarḍawi melalui pendekatan bahasa, telah terjadi perkembangan makna pada lafaz al-ramyu. Pada kamus Lisan al-Arab al-ramyu diartikan dengan melemparkan; menjatuhkan. Sedangkan pada kamus kontemporer al-ramyu dapat diartikan dengan menembak. Lebih lanjut dengan metode pemahaman Yusuf Qarḍawi, disimpulkan bahwa sarana itu dapat berubah dengan sarana yang lain seperti senapan, pesawat tempur, roket dan kekuatan lainnya sesuai dengan perkembangan zaman serta segala ilmu yang berkaitan dengan peperangan atau pertahanan. Karena semua itu memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menghadapi musuh.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorAsy’ari Ulama’i, A. HasanUNSPECIFIED
Thesis advisorAdzfar, ZainulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Al-ramyu; Kritik hadis
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir (Tafsir Hadis)
Depositing User: Ricky Dwi Kurnianto
Date Deposited: 14 Aug 2019 08:06
Last Modified: 14 Aug 2019 08:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9985

Actions (login required)

View Item View Item