Metode Dakwah di Kalangan Remaja Perkotaan (Studi Kasus Aktifitas Dakwah Forum Komunikasi Remaja “Romansa” di Kel. Tambakaji Ngaliyan Semarang)

Soleh, Ahmad (2012) Metode Dakwah di Kalangan Remaja Perkotaan (Studi Kasus Aktifitas Dakwah Forum Komunikasi Remaja “Romansa” di Kel. Tambakaji Ngaliyan Semarang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo Semarang.

[thumbnail of 071211017_Coverdll.pdf]
Preview
Text
071211017_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (508kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bab1.pdf]
Preview
Text
071211017_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (233kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bab2.pdf]
Preview
Text
071211017_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (364kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bab3.pdf]
Preview
Text
071211017_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (187kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bab4.pdf]
Preview
Text
071211017_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (79kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bab5.pdf]
Preview
Text
071211017_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (67kB) | Preview
[thumbnail of 071211017_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
071211017_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (139kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber kajian dalam hal ini dibagi menjadi dua sumber utama dan sumber penunjang. Sumber utama adalah sumber yang diambil dari bahan-bahan yang langsung dari subyek penelitian dengan menggunakan alat pengukuran atau alat pengambilan data langsuung pada obyek sebagai sumber informasi yang dicari. Data ini diperoleh wawancara langsung dari pengurus Romansa dan perwakilan dari masyarakat Tambakaji. Sumber penunjang adalah data yang diperoleh lewat pihak lain, tidak langsung diperoleh dari peneliti dari subyek penelitian. Data ini diperoleh dari dokumen-dokumen atau laporan yang telah tersedia, sehingga dapat melengkapi sumber utama.
Adapun bentuk dakwah yang dilakukan Romansa, pertama adalah metode ceramah yang membahas permasalahan-permasalahan pada remaja. Kedua adalah dakwah melalui pendidikan dan pengajaran agama Islam dan yang ketiga adalah metode bil hal.
Berdasarkan dakwah yang telah dilakukan oleh Romansa melalui metode dakwahnya dapat dikatakan cukup efektif, berikut hasil-hasil yang telah dicapai Romansa dalam dakwahnya : Pertama remaja di Tambakaji lebih bisa menghargai dan menghormati yang lebih tua, menurunya tingkat kenakalan remaja di Tambakaji. Kedua Romansa telah mengadakan TPQ sebagai sarana belajar mengaji anak, sehingga anak-anak di Tambakaji mayoritas fasih dalam membaca Al Quran. Ketiga Romansa mengadakan pesantren kilat untuk remaja saat bulan Ramadhan hal ini dengan harapan remaja Tambakaji lebih banyak melakukan aktifitas positif saat Ramadhan.
Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Keberlangsungan dakwah pada masa kini masih banyak bersifat lisan. Mengingat masyarakat perkotaan lebih bersifat rasional, maka hal ini perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan dakwah yang lebih luas cakupanya.
2. Dakwah yang telah dilakukan Romansa yaitu melakukan dakwah dari segi metode, melalui metode ceramah, metode pendidikan dan pengajaran agama dan metode bil hal.
Semua perilaku dakwah dalam organisasi Islam lebih meningkatkan kinerja serta mengkaji eksistensi organisasi keagamaan khususnya di kalangan remaja perkotaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Metode Dakwah; Remaja Perkotaan; Forum Komunikasi Remaja Romansa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 305 Social groups
Divisions: Artikel Jurnal (Journal Articles)
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 19 Dec 2013 03:03
Last Modified: 09 Jun 2021 03:39
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1094

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics