Studi akurasi jam istiwa’ sebagai penunjuk waktu salat Zuhur dan Asar di Masjid Agung Surakarta

Solikhin, Ahmad Noor (2014) Studi akurasi jam istiwa’ sebagai penunjuk waktu salat Zuhur dan Asar di Masjid Agung Surakarta. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[thumbnail of 102111085_coverdll.pdf]
Preview
Text
102111085_coverdll.pdf - Accepted Version

Download (639kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bab1.pdf]
Preview
Text
102111085_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (142kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bab2.pdf]
Preview
Text
102111085_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (451kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bab3.pdf]
Preview
Text
102111085_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (388kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bab4.pdf]
Preview
Text
102111085_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (158kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bab5.pdf]
Preview
Text
102111085_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (18kB) | Preview
[thumbnail of 102111085_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
102111085_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (36kB) | Preview

Abstract

Praktik hisab dan rukyat kaitannya dengan penentuan awal waktu salat tidak boleh dijalankan sembarang waktu tanpa adanya alasan yang dibenarkan oleh syara’. Penentuan waktu salat dengan metode rukyat dapat menggunakan instrumen falak, seperti Jam Istiwa’. Diantara metode tersebut, penulis mengkaji Jam Istiwa’ di Masjid Agung Surakarta. Daya tarik dari Jam Istiwa’ ini adalah bentuknya yang unik (melengkung/ekuatorial) dengan angka-angka berderet layaknya jam yang dapat menunjukkan waktu tertentu, dan mewakili presentasi khusus dalam suatu gaya sejarah tertentu (dulu Mataram Islam).
Penulis mengangkat permasalahan tentang sejarah Jam Istiwa’ Masjid Agung Surakarta dan tingkat keakurasiannya apabila dikomparasikan dengan hisab kontemporer. Selanjutnya mengenai koreksi apa saja yang diperlukan untuk menjaga keakurasian Jam Istiwa’ dalam penentuan waktu salat Zuhur dan Asar?
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif, karena penelitian ini lebih mengarah kepada pengambilan data - data lapangan saat waktu Zuhur dan Asar. Maka dari itu peneliti melakukan observasi di Masjid Agung Surakarta sebagai upaya pencarian data dan peneliti jadikan sumber data primer. Lalu dilengkapi juga dengan data-data sekunder. Adapun analisis yang peneliti gunakan adalah deskriptif analisis, yaitu untuk menjelaskan data-data observasi maupun dari buku-buku tentang Jam Istiwa’ agar mendapatkan sebuah kesimpulan. Peneliti juga menggunakan analisis verifikatif analisis untuk membuktikan tentang metode penggunaan dan pemasangan Jam Istiwa’ berdasarkan equatorial sundial. Selanjutnya ialah melakukan verifikasi data yang diperoleh dari lapangan dengan menggunakan data yang diperoleh dari Software Win Hisab guna mengetahui kesesuaian antara kedua data tersebut dan mengetahui keakuratan dari Jam Istiwa’ tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan Jam Istiwa’ dibuat pada tahun 1928 oleh penghulu Tafsiranom V sebagai hadiah ulang tahun Pakubuwono X. Penentuan awal waktu salat Jam Istiwa’ menggunakan kaidah equatorial sundial, perhitungan pemasangan kemiringannya dengan rumus 90°- lintang tempat (φ) dan menghadap ke arah utara sejati. Jam Istiwa’ mengalami kemelencengan 0º 24’ dari arah kemiringan lintang tempat yang sebenarnya. Awal waktu salat Zuhur dimulai pada saat bayangan pada angka 12.04, sedangkan awal waktu Asar terjadi pada saat bayangan menunjukkan antara angka 03.10 - 03.30. Berdasarkan penelitian, selisih waktu salat pada Jam Istiwa’ dan waktu salat dengan metode kontemporer berkisar antara 1– 4 menit. Koreksi fungsi yang digunakan adalah sebagai penentu waktu lokal, penunjuk tanggal, penunjuk garis meridian lokal, dan penentuan arah kiblat. Kata Kunci : Waktu Salat, Jam Istiwa’ Masjid Agung Surakarta

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Muslich Shobir, MA.; Dr. Rupi'i, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Jam Istiwa’; Waktu Salat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 26 Nov 2014 05:14
Last Modified: 12 Jun 2021 03:18
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2747

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics