Penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah (studi kasus di Desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak)

Khoiriyah, Khoiriyah (2014) Penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah (studi kasus di Desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[thumbnail of 091111001_Coverdll.pdf]
Preview
Text
091111001_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (832kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bab1.pdf]
Preview
Text
091111001_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (468kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bab2.pdf]
Preview
Text
091111001_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (541kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bab3.pdf]
Preview
Text
091111001_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (230kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bab4.pdf]
Preview
Text
091111001_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (436kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bab5.pdf]
Preview
Text
091111001_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (91kB) | Preview
[thumbnail of 091111001_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
091111001_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (175kB) | Preview

Abstract

Poligami dalam masyarakat adalah salah satu bagian dari budaya masyarakat pra Islam. Seorang laki-laki dapat mengawini perempuan dalam jumlah yang tidak terbatas. Bahkan banyaknya menjadi simbol kehebatan seorang laki-laki. Poligami dibenarkan oleh agama dengan syarat-syarat tertentu. Ia bagaikan pintu darurat di pesawat. Tidak boleh dibuka kecuali atas izin pilot dalam situasi yang sangat gawat.
Pada dasarnya, seorang istri diberi tempat tinggal terpisah dari istri yang lain, seperti yang dilakukan oleh Nabi Saw. Allah SWT berfirman dalam surat al-Ahzab: 53, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan”. Dalam ayat tersebut, Allah Swt menyebut rumah-rumah Nabi Saw. Dia tidak hanya menyebut satu rumah saja.
Ibnu Qudamah menyatakan dalam kitab Al-Mughni, “Seorang laki-laki tidak boleh mengumpulkan dua istri di dalam satu rumah tanpa kerelaan mereka sebesar atau sekecil apapun. Pasalnya hal itu bisa menimbulkan mudharat bagi mereka berdua, karena tentu ada persaingan dan kecemburuan diantara mereka
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Permasalahan: a) Bagaimana praktek penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah? b) Bagaimana tinjauan hokum Islam atas praktek penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah? c) Bagaimana dampak penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah di Desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak? Tujuan penelitian untuk: a) Untuk mengetahui bagaimana praktek penempatan istri-istri yang di polgami berkediaman dalam satu rumah di Desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, b) untuk mengetahui bagaimana tinjauan hokum Islam atas penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah, c) Untuk mengetahui dampak poligami menempatkan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah di Desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.
Metode yang digunakan dengan metode wawancara, obsevasi, dan analisa data dengan menggunakan metode deskripstif analitik, yaitu dengan cara menggambarkan persoalan-persoalan yang terkait dengan persoalan penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah.
Hasil penelitian: a) Praktek penempatan istri-istri yang di poligami berkediaman dalam satu rumah di desa Tangkis Kecamatan Guntur Kabupaten Demak banyak menimbulkan perselisihan dan kecemburuan antara istri-istri. b) Praktek penempatan istri-istri dalam satu rumah berdampak pada: Kecemburuan antar istri terjadi karena suami biasanya lebih memperhatikan istri muda ketimbang istri lainnya. Adanya suatu anggapan di masyarakat bahwa istri yang dipoligami adalah istri perebut suami orang yang akhirnya dikucilkan dalam pergaulan di masyarakat. Penempatan istri-istri yang di poligami lebih banyak sisi negatifnya dari pada positifnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Achmad Arif Budiman, M. Ag.; Mashudi, H., Dr., M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Poligami
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 18 Mar 2015 09:07
Last Modified: 18 Mar 2015 09:07
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3702

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics