Hamil di luar nikah sebagai faktor dominan dispensasi nikah (studi kasus di Pengadilan Agama Semarang tahun 2013)

Maknun, Luk Luk Il (2016) Hamil di luar nikah sebagai faktor dominan dispensasi nikah (studi kasus di Pengadilan Agama Semarang tahun 2013). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[thumbnail of 122111007.pdf]
Preview
Text
122111007.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kasus perzinaan semakin hari kian banyak terjadi mulai dari perkotaan hingga merambah ke desa-desa. Persoalan inilah yang sering menjadi landasan kasus perkawinan bagi wanita hamil akibat zina, menjadi menarik untuk diteliti. Meningkatnya kasus dispensasi nikah di Pengadilan Agama Semarang tahun 2013 inilah yang membuat penulis tertarik mengangkat permasalahan bagaimana pertimbangan hakim di Pengadilan Agama Semarang dalam memutus perkara dispensasi nikah karena hamil yang selalu mengabulkan perkara tersebut dengan alasan maslahat dan bagaimana tinjauan hukum islam terhadap wanita hamil.
Metodologi yang penulis gunakan (1), jenis penelitian adalah penelitian lapangan (filed reseach), (2), sumber data primer berupa hasil wawancara baik dengan hakim Pengadilan Agama Semarang atau para pemohon yang mengajukan permohonan dispensasi nikah pada tahun 2013 di Pengadilan Agama Semarang dan data sekunder, (3), metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, (4) metode analisis data menggunakan analisis kualitatif.
Hasil analisis dan penelitian penulis adalah: Pertama, Pengadilan Agama Semarang mengabulkan dispensasi nikah dengan alasan hamil dikarenakan untuk melindungi keluarga dari kepastian hukum. Dalam permohonan dispensasi nikah hakim mementingkan asas kepastian. untuk melindungi status anak yang lahir setelah pernikahan demi memiliki kepastian hukum, agar anak tersebut setelah lahir memiliki nasab yang jelas. Kedua menurut hukum Islam menurut pendapat imam madzhab seperti Imam Syafii serta Imam Abu Hanifah memperbolehkan menikahi wanita yang sedang hamil oleh sebab zina, Imam Malik dan Imam Ahmad Ibn Hanbal berpendapat, “Dan tidak boleh mengawini wanita hamil dari perbuatan zina oleh laki-laki yang bukan menghamilinya, kecuali telah melahirkan dan telah habis masa iddah-nya”.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Dra. Hj. Endang Rumaningsih, M. Hum.; Dr. H. Ali Imron, S. Ag., S.H., M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Dispensasi nikah; Perkawinan wanita hamil; Hamil luar nikah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 15 Sep 2016 04:19
Last Modified: 15 Sep 2016 04:19
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5749

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics