Aminatuzzuhriyah, Siti (2019) Resepsi Al-Qur’an pada komunitas penyandang disabilitas di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[thumbnail of Skripsi_134211049]
Preview
Text (Skripsi_134211049)
SITI AMINATUZZUHRIYAH___134211049.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penyandang disabilitas yang seringkali dipandang sebelah mata di masyarakat karena keterbatasan fisik yang mereka miliki, ternyata mendapat perhatian dari Al-Qur’an. Al-Qur’an memberikan perhatian terhadap kaum disabilitas dengan disebutkannya kata a’ma yang berarti tunanetra dan a’roj yang berarti tunadaksa. Keduanya disebut dalam surat An-Nur :61 dan Al-Fath:17,sedang dalam surat ‘Abasa hanya menyebut kata ‘ama. Hal tersebut cukup menunjukkan eksistensi disabilitas dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat ini secara eksplisit menegaskan kesetaraan antara penyandang disabilitas dengan orang lain pada umumnya, termasuk dalam aksesibilitas terhadap Mushaf Al-Quran. Pengembangan aksesibilitas terhadap Mushaf Al-Qur’an bagi mereka yang berkebutuhan khusus adalah salah satu program dan menjadi basis didirikannya sebuah perkumpulan penyandang disabilitas yang bernama Yayasan Komunitas Sahabat Mata. Yayasan ini merangkul dan membawa angin segar bagi kehidupan kaum disabilitas khususnya tunanetra yang ingin mengkaji Al-Quran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model kajian Al-Qur’an dan implementasinya bagi Yayasan Komunitas Sahabat Mata Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif lapangan dengan data primer dari wawancara dan data sekunder dari buku-buku yang menunjang penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Grounded Theory Approach teori yang dibangun dari data suatu fenomena dan dianalisis secara induktif .
Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, Model kajian Al-Qur’an bagi tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata cukup beragam dan mudah diikuti. Terdapat bermacam-macam cara dalam mengakses Al-Qur’an yang diterapkan di Komunitas ini, yakni; belajar membaca dan menulis Al-Qur’an Braille, mengakses Al-Qur’an per-ayat melalui komputer bicara maupun audio, tahfidz (menghafal Al-Qur’an), serta kajian tentang pemahaman terhadap Al-Qur’an. Kedua, Implementasi kajian Al-Qur’an dalam kehidupan komunitas tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata sangat beragam, mulai dari menjadikan Al-Qur’an sebagai kebutuhan sehari-hari, seperti rutinitas bacaan, hafalan, maupun pemahaman. Al-Quran juga sebagai pengingat, motivasi untuk memperbaiki diri, menjadi obat dan inspirasi untuk bangkit dari keterpurukan setelah menjadi tunanetra dan lain sebagainya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tafsir Alquran; Disabilitas
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
300 Social sciences > 305 Social groups
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Maulana Handy
Date Deposited: 30 Dec 2019 01:15
Last Modified: 30 Dec 2019 01:16
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10342

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics