Karamah dalam Dakwah (Studi Tokoh KH. Adlan Aly Cukir Diwek Jombang)

Jannah, Roudlotul (2019) Karamah dalam Dakwah (Studi Tokoh KH. Adlan Aly Cukir Diwek Jombang). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1501036044.pdf]
Preview
Text
1501036044.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Problem dalam dakwah di masyarakat semakin
kompleks. Hal tersebut membuka peluang timbulnya kerawanan
moral dan etika. Tantangan dakwah datang dari berbagai aspek
yang memunculkan indikasi kesenjangan, keresahan dan
ketidakstabilan. Oleh sebab itu dibutuhkanlah da’i yang
profesional dan benar-benar mendedikasikan hidupnya
memperbaiki wajah Islam, dan mengimbangkan ketimpangan
yang ada. Dalam skripsi ini, kiai lah sebagai da’i karena peran kiai dalam realitas sosial sebagai panutan sosial, agamanya, keilmuanya dan sebagai sosok pendidik yang bertugas menanamkan nilai keislaman. Semua tugas tersebut ada dalam beberapa peran da’i. Kiai Adlan Aly, selain karisma dan keteladanan yang melekat dalam dirinya. Konon, ada beberapa karamah yang dimilikinya dan membuat masyarakat semakin tawadhu’ ta’dzim padanya.

Penelitian dengan judul “Karamah Dalam Dakwah
(Studi Tokoh KH. Adlan Aly Cukir Diwek Jombang)” ini
mebahas tentang apa saja karamah yang dianugerahkan
kepadanya dan peran Kiai Adlan di masyarakat setempat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karamah KH. Adlan
Aly dan untuk mengetahui peran KH. Adlan Aly dalam
keberhasilan dakwah. Penelitian ini berpusat pada persoalanpersoalan dakwah yang dihadapi oleh masyarakat Desa Cukir era itu. Kemudian dari problem ini Kiai Adlan memunculkan kebijakan-kebijakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Objek penelitian ini adalah masyarakat Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, dan penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang tidak menggunakan angkaangka sehingga akan menghasilkan data deskriptif berupa hasil pengamatan selama penelitian sesuai dengan fakta di lapangan.

Hasil penelitian yang diperoleh yaitu karamah Kiai Adlan memang nyata adanya dan beberapa karamah memang tidak masuk dalam nalar manusia, tetapi bukan berarti
masyarakat tunduk pada Kiai Adlan karena kemampuan yang
dimilikinya, tetapi selain itu ada keteladanan dan kepribadianya
yang membuat masyarakat sadar akan perbuatanya kemudian
mau menerima syariat-syariat yang dibawa beliau. Kiai Adlan
menerapkan metode dakwah pada masyarakat Cukir
menggunakan tiga cara yaitu hikmah, mauidzah hasanah dan
mujadalah. Adapun peran Kiai Adlan di Cukir yaitu: Pertama,
Da’i, karena beliau berdakwah ke kampung-kampung, membuat
TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), mendirikan Madrasah
Mu’allimat, Pesantren Walisongo, pengajian rutinan dan tarekat.
Kedua, Kiai, beliau dalam pesantren merupakan figur yang
berdiri kokoh di atas kewibawaan moral dan mempunyai
karisma begitu besar sehingga santri menjadikanya sebagai
sumber inspirasi dan sebagai penunjang moral dan agama dalam
kehidupan pribadinya. Ketiga, Guru, Kiai Adlan berusaha
memperkaya pikiran santri dan penjelasan-penjelasan yang
islami, Melatih semangat dan potensi yang ada pada diri santri, menanamkan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan. Keempat, Wali, Kiai Adlan memiliki keistiqamahan dalam ibadanya dan dianugerahi karamah dari Allah yang menyebabkan semua orang percaya bahwa dirinya adalah seorang wali dan patut menjadi acuan keteladanan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Karamah; Dakwah; KH. Adlan Aly; Dakwah Islam; Islam - Penyiaran
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD)
Depositing User: Fuad Hasyim
Date Deposited: 06 Mar 2020 09:53
Last Modified: 23 May 2021 05:12
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/10854

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics