Ahdi, Hapizul (2016) Analisis metode penentuan arah kiblat Masjid Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila di Eks Karesidenan Semarang. Masters thesis, UIN Walisongo.

[thumbnail of Tesis_1400028004_Hapizul_Ahdi]
Preview
Text (Tesis_1400028004_Hapizul_Ahdi)
Tesis_1400028004_Hapizul_Ahdi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila didirikan oleh H.M. Soeharto pada tahun 1982. Salah satu tugas pokoknya adalah membangun masjid dengan memasukkan nilai-nilai Pancasila di dalamnya. Jumlah masjid yang berhasil dibangun oleh YAMP sebanyak 999 masjid. Masjid YAMP mempunyai keunikan tersendiri, model bangunannya menyerupai Masjid Agung Demak yang mempunyai tiga kuncup di mana terdapat segi lima di puncak atap masjid yang di dalamnya terdapat tulisan Allah. Pembangunan masjid YAMP dimulai pada tahun 1982 dan selesai berakhir pada tahun 2009. Masjid YAMP termasuk masjid yang tua, sepanjang penelusuran yang penulis lakukan arah kiblat Masjid YAMP yang terdapat eks Karesidenan Semarang mempunyai arah kiblat yang akurat. Dari latarbelakang di atas penulis tertarik sekali untuk membahas lebih lanjut bagaimana tingkat akurasi dari masing-masing masjid yang terdapat di eks Karesidenan Semarang dan mengapa arah kiblat masjid YAMP akurat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan kajian penelitian yang bersifat lapangan (field research). Data primer diperoleh dengan menggunakan metode Observasi, selain itu penulis juga menggunakan teknik wawancara dengan informan kunci (key informant), yaitu Ir. Tedjo Koesoemo. sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku Pedoman Penentuan Arah Kiblat Kemenag RI dan buku 34 Tahun Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila yang diterbitkan oleh YAMP. Selanjutnya data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Secara keseluruhan masjid YAMP yang terdapat di eks Karesidenan Semarang memiliki arah kiblat yang kurang akurat, karena arah kiblatnya mengarah ke daerah yang berada di luar Kota Makkah. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Baihaqi bahwa tingkatan akurat itu ada tiga; sangat akurat (Kakbah), akurat (Masjidil Haram), dan cukup akurat (Kota Makkah). Adapun untuk daerah yang berada diluar Kota Makkah dan masih berada di Jazirah Arab tergolong kurang akurat, sedangkan untuk daerah yang berada di luar Jazirah arab tidak akurat. faktor-faktor yang membuat arah kiblat masjid YAMP kurang akurat; Pertama, dalam penggunaan theodolite utara sejati kadang-kadang ditentukan dengan menggunakan kompas. Kedua, data arah kiblat yang digunakan menggunakan markaz daerah sehingga berpengaruh terhadap hasil pengukuran. Ketiga, adanya human error saat pengukuran arah kiblat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Arah kiblat; Metode; Masjid Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 08 Dec 2020 08:37
Last Modified: 08 Dec 2020 08:37
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11912

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics