Zulmi, Nizar (2006) Studi analisis terhadap penyertaan tarif ijarah dalam praktek gadai di Perum pegadaian syari’ah cabang Majapahit Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2102177_Nizar zulmi.pdf]
Preview
Text
2102177_Nizar zulmi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAKSI
Kota Semarang merupakan wilayah yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Berdasarkan survey awal yang telah penulis lakukan, di Kota Semarang banyak sekali kantor cabang Pegadaian Konvesional. Namun di kotamadya Semarang sendiri sekarang ini sudah berdiri Pegadaian yang bernafaskan Islam, yaitu; Pegadaian Syari’ah. Maka dari itu, penulis tertarik sekali untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana gejala umum sistem penentuan atau mekanisme tarif ijarah secara mendalam terhadap persoalan tersebut dan hukum Islam sendiri telah terkonsepsi secara universal dalam nash-nash yang tertuang secara praktis dalam fiqh Islam ketentuan pembayaran sewa-tempat (ijarah). Untuk itu, dalam penelitian ini penulis mengambil judul: studi analisis terhadap penyertaan tarif ijarah dalam praktek gadai di perum pegadaian syari’ah cabang majapahit semarang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yang dilakukan pada Pegadaian Syari’ah Cabang Majapahit Semarang, untuk mendapatkan data yang valid dalam penyusunan penelitian ini penulis menggunakan beberapa sumber data, yatu; data primer dan data sekunder. Data tersebut diatas akan penulis kumpulkan melalui metode observasi, interview dan dokumentasi yang penulis dapatkan langsung dari Pegadaian Syari’ah Cabang Majapahit Semarang. Kemudian dari data yang telah penulis kumpulkan tersebut, akan penulis analisis dengan metode analisis diskriptif kualitatif. Tarif ijarah merupakan jasa simpanan (sewa tempat untuk marhun bih) dengan perhitungan lamanya marhun bih dalam simpanan. Dalam pelaksanaannya di Perum Pegadaian Syari’ah Cabang Majapahit Semarang terdapat dua akad, yaitu akad rahn dan akad ijarah. Akad rahn digunakan pada saat pelaksanaan gadai dilakukan, sedangkan akad ijarah digunakan untuk pembiayaan atas jasa titipan marhun bih dan perjanjian kesepakatan ini ditulis diatas Surat Bukti Rahn (SBR). Sehingga kedua belah pihak dalam transaksi gadai tidak ada yang merasakan ketidakadilan atau dirugikan. Maka dengan demikian tarif ijarah yang ditawarkan oleh Pegadaian Syari’ah sudah sesuai dengan hukum Islam yang berlaku. Selain itu Pegadaian Syari’ah Cabang Majapahit Semarang mempunyai Dewan Pengawas Syari’ah yang berfungsi untuk mengawasi kinerja Pegadaian dalam menjalankan peranannya agar tidak menyimpang dari hukum Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Muamalah; Ijarah; Bankl Islam; Bank dan Perbankan
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.1 Bank dan perbankan
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.3 Lembaga perkreditan dan simpan pinjam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 10 Dec 2020 02:44
Last Modified: 17 Jul 2021 13:47
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11978

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics