Integrasi sosial etnis Muslim Tionghoa dan Muslim Jawa : analisis dakwah lintas budaya masyarakat Pecinan Semarang

Hati, Putri Citra (2018) Integrasi sosial etnis Muslim Tionghoa dan Muslim Jawa : analisis dakwah lintas budaya masyarakat Pecinan Semarang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of TESIS_1600048009_PUTRI_CITRA_HATI]
Preview
Text (TESIS_1600048009_PUTRI_CITRA_HATI)
TESIS_1600048009_PUTRI_CITRA_HATI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (946kB) | Preview

Abstract

Integrasi sosial menjelaskan bagaimana elemen masyarakat menjaga kesatuan dan terintegrasi satu dengan yang lain. Hakikat integrasi dalam lingkungan komunitas terjadi melalui cara membangun solidaritas sosial dalam kelompok dan dapat menjalani kehidupan dalam kebersamaan. Integrasi sosial mengacu pada suatu keadaan dalam masyarakat dimana orang-orang saling berhubungan dan mempengaruhi kesejahteraan bersama. Adapun faktor-faktor yang menjadi penghambat integrasi antara golongan Tionghoa dengan Pribumi antara lain karena, adanya perbedaan orientasi, adat istiadat, bahasa, agama, struktur ekonomi, serta partisipasi dalam bidang politik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola integrasi Muslim Tionghoa dan Muslim Jawa di Semarang. Dan juga peran dakwah lintas budaya yang sudah diterapkan di kawasan Pecinan Semarang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Kawasan Pecinan Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang. Data yang digunakan berupa data sekunder diperoleh dari pihak-pihak yang terkait seperti Ustad, takmir masjid yang berada di wilayah Pecinan Semarang, sedangkan data primer yaitu diperoleh dari masyarakat Pecinan, pejabat RT/RW, pejabat Kelurahan dan organisasi Muslim Tionghoa yang terhimpun dalam Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Koordinator Wilayah Kota Semarang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sosial yang terjadi di masyarakat Pecinan Semarang sudah terlaksana dengan baik. Hal tersebut nampak pada pola-pola integrasi komunitas Muslim Tionghoa dan Muslim Jawa dalam bentuk pola hubungan kekerabatan, kegiatan kerjasama (gotong royong) partisipasi dalam hubungan sosial dan akulturasi budaya. Berdasarkan kesepakatan nilai-nilai kearifan lokal yang dapat diterima oleh kedua komunitas, sehingga kedua komunitas memiliki kearifan lokal tersebut.

ABSTRACT:

Social integration explains how the elements of society maintain unity and integrate with each other. The nature of integration in the community environment occurs through the means of building social solidarity in groups and can lead a life of togetherness. Social integration refers to a state in society where people are interconnected and affect the common good. The factors that hamper integration between Chinese and indigenous groups, among others, because of differences in orientation, customs, language, religion, economic structure, and participation in the political field.
This study aims to determine the pattern of integration of Chinese Muslims and Javanese Muslims in Semarang. And also the role of cross-cultural da'wah that has been applied in the Chinatown area of Semarang. This research includes qualitative research with research location in Chinatown area Kranggan Subdistrict Semarang Central Semarang City. The data used in the form of secondary data is obtained from related parties such as Ustad, takmir mosque located in the Pecinan Semarang area, while the primary data is obtained from the Chinatown community, RT / RW officials, Kelurahan officials and Chinese Muslim organizations that are compiled in Islamic Unity Tionghoa Indonesia (PITI) Semarang City Area Coordinator.
The results of this study indicate that the social integration that occurred in the Chinatown community of Semarang has been done well. This is evident in the patterns of integration of the Javanese Muslim and Chinese communities in the form of kinship patterns, cooperative activities (mutual assistance) of participation in social relations and cultural acculturation. Based on the agreement of local wisdom values that can be accepted by both communities, so both communities have local wisdom.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Integrasi sosial; Muslim Tionghoa; Muslim Jawa; Pola integrasi; Dakwah lintas budaya; Pecinan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 302 Social interaction
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 70133 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 25 Jan 2021 03:17
Last Modified: 15 Jul 2021 14:03
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/12092

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics