analisis pengaruh equivalent rate of profit sharing, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dan risiko pembiayaan terhadap pembiayaan musyarakah pada bank umum syariah di Indonesia” (periode 2016-2019)

Izdiana, Mella Uswah (2020) analisis pengaruh equivalent rate of profit sharing, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dan risiko pembiayaan terhadap pembiayaan musyarakah pada bank umum syariah di Indonesia” (periode 2016-2019). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI_1605036027_MELLA_USWAH_IZDIANA]
Preview
Text (SKRIPSI_1605036027_MELLA_USWAH_IZDIANA)
SKRIPSI_1605036027_MELLA_USWAH_IZDIANA.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Salah satu kegiatan usaha yang paling dominan dan sangat dibutuhkan keberadaannya di dunia ekonomi dewasa ini adalah kegiatan usaha lembaga keuangan perbankan. Sebagai alat penghimpun dana, lembaga keuangan ini mampu melancarkan gerak pembangunan dengan menyalurkan dananya ke berbagai proyek penting di berbagai sektor usaha yang dikelola oleh pemerintah dan sektor riil. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, penyaluran pembiayaan di Bank Umum Syariah juga mengalami peningkatan yang tajam. Kualitas pembiayaan juga menunjukkan kinerja yang membaik dengan membesarnya porsi pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat salah satunya pembiayaan bagi hasil musyarakah. Indikator yang digunakan untuk mengukur pembiayaan musyarakah di Indonesia dalam penelitian ini adalah Tingkat Bagi Hasil (Equivalent Rate of Profit Sharing), SBIS (Sertifikat Bank Indonesia Syariah), Risiko Pembiayaan yang diukur menggunakan Non Performing Financing (NPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Bagi Hasil (Equivalent Rate of Profit Sharing), SBIS (Sertifikat Bank Indonesia Syariah), dan Risiko Pembiayaan terhadap Pembiayaan Musyarakah pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2016 – 2019. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah Tingkat Bagi Hasil (Equivalent Rate of Profit Sharing), SBIS (Sertifikat Bank Indonesia Syariah), Risiko Pembiayaan, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah Pembiayaan Musyarakah.
Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif, data yang berasal dari Statistik Perbankan Syariah (SPS) yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mengambil jumlah sampel sebanyak 46 dengan teknik analisis data yaitu Regresi Linear Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel independen (ERPS, SBIS, dan NPF) mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen Pembiayaan Musyarakah di Indonesia dengan nilai Fhitung sebesar 6,451 sedangkan Ftabel sebesar 2,83 dengan tingkat signifikansinya 0,001 < 0,05. Uji t menunjukkan bahwa variabel ERPS memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel Pembiayaan Musyarakah dengan nilai thitung sebesar -2,227 dan nilai signifikansi 0,031 < 0,05, untuk variabel SBIS tidak memiliki pengaruh terhadap variabel Pembiayaan Musyarakah dengan nilai thitung sebesar -0,950 dan signifikansi 0,348 > 0,05, sedangkan variabel NPF memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel Pembiayaan Musyarakah dengan nilai thitung sebesar -3,506 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tingkat Bagi Hasil (Equivalent Rate of Profit Sharing); SBIS (Sertifikat Bank Indonesia Syariah); Non Performing Financing (NPF); dan Pembiayaan Musyarakah
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.1 Bank dan perbankan
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.7 Kredit, pembiayaan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 61206 - Perbankan Syariah (S1)
Depositing User: Ukhtiya Zulfa
Date Deposited: 19 Jun 2021 06:47
Last Modified: 19 Jun 2021 06:49
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/13268

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics