Akurasi arah kiblat Masjid Agung Banten

Erviana, Yeyen (2012) Akurasi arah kiblat Masjid Agung Banten. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[thumbnail of 082111100_Coverdll.pdf]
Preview
Text
082111100_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bab1.pdf]
Preview
Text
082111100_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (161kB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bab2.pdf]
Preview
Text
082111100_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (431kB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bab3.pdf]
Preview
Text
082111100_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (102kB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bab4.pdf]
Preview
Text
082111100_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (483kB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bab5.pdf]
Preview
Text
082111100_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (19kB) | Preview
[thumbnail of 082111100_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
082111100_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (28kB) | Preview

Abstract

Sofwan Jannah dalam blognya menyatakan bahwa arah kiblat Masjid Agung Banten tidak tepat mengarah ke Ka’bah tetapi mengarah ke Afrika Selatan. Menghadap kiblat merupakan syarat sahnya salat, sehingga tidak sah salat tanpa menghadap kiblat. Oleh karena itu, keakuratan arah kiblat menjadi hal yang sangat penting. Masjid Agung Banten merupakan situs bersejarah peninggalan Kesultanan Banten. Masjid ini didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin, putera Sunan Gunung Jati, pada tahun 1566 M atau bulan Zulhijjah 966 H. Dari latar belakang tersebut penulis merumuskan 2 pokok bahasan yakni: 1). Bagaimanakah akurasi arah kiblat Masjid Agung Banten? 2). Faktor-faktor apa yang menyebabkan kemelencengan arah kiblat Masjid Agung Banten? dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana keakurasian arah kiblat Masjid Agung Banten dan juga untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kemelencengan arah kiblat Masjid tersebut.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian berupa sumber data primer yakni posisi arah kiblat Masjid Agung Banten dan buku Benda Cagar Budaya dan Situs Kepurbakalaan Provinsi Banten yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Banten, serta sumber data sekunder yang terdiri dari bahan tertulis (dokumentasi). Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan teknik analisis verifikatif, yaitu dengan cara menguji kembali arah kiblat Masjid Agung Banten untuk mengetahui keakurasian arah kiblatnya.
Setelah penulis melakukan observasi, dapat diketahui bahwa posisi arah kiblat Masjid Agung Banten yang ada saat ini yaitu 800 40’ 21,3’’ dari titik utara ke barat, 90 19’ 38,7’’ dari titik barat ke utara, dan azimuth kiblatnya 2790 19’ 38,7’’ UTSB. Padahal posisi arah kiblat yang seharusnya bagi Masjid Agung Banten sebesar 250 16’ 22,13’’ dari titik barat ke utara atau 640 43‘ 37,87’’ dari titik utara ke barat atau 2950 16’ 22,13’’ UTSB. Dan dari hasil tersebut, maka dapat diketahui bahwa arah kiblat Masjid Agung Banten mengalami kemelencengan sebesar 150 56’ 43,43’’ kurang ke utara. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa arah kiblat Masjid Agung Banten tidak akurat.
Menurut hemat penulis, ada dua faktor penyebab adanya kemelencengan arah kiblat Masjid Agung Banten. Faktor pertama, Sultan menentukan arah kiblat dengan patokan arah barat, karena arah kiblat Masjid Agung Banten saat ini lebih mengarah ke barat, karena mungkin adanya kesalahan dalam pembangunan masjid sehingga masjid ini tidak persis menghadap ke barat tetapi 90 19’ 38,7’’ ke arah utara. Faktor kedua, Sultan menentukan arah kiblat Masjid Agung Banten sudah sesuai dengan kondisi geografis Indonesia yang tidak berada di timur Mekah secara persis namun sedikit mengarah ke selatan (tenggara), sehingga Sultan menentukan arah kiblat Masjid Agung Banten menghadap ke barat serong ke utara (barat laut), meskipun pada kenyataannya masih kurang 150 56’ 43,43’’ ke arah utara untuk sampai pada arah kiblat yang seharusnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Arah Kiblat; Masjid Agung Banten
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places. Pilgrims
500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 525 Earth (Astronomical geography)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak
Depositing User: Muhammad Qomarudin
Date Deposited: 28 Jan 2014 05:04
Last Modified: 29 May 2021 02:45
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1427

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics