Etika utilitarianisme John Stuart Mill dalam perspektif Islam

Effendi, Aisyah Tsabit (2021) Etika utilitarianisme John Stuart Mill dalam perspektif Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1704016069_AISYAH TSABIT EFFENDI_SKRIPSI LENGKAP] Text (1704016069_AISYAH TSABIT EFFENDI_SKRIPSI LENGKAP)
1704016096_Aisyah Tsabit Effendi_LengkapTugasAkhir.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (941kB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Etika Utilitarianisme John Stuart Mill dalam Perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Pandangan John Stuart Mill tentang Etika Utilitarianisme (2) Untuk mengetahui Etika Utilitarianisme John Stuart Mill dalam Perspektif Islam. Utilitarianisme merupakan suatu aliran yang menyatakan baik mampu tidaknya perbuatan dapat dilakukan pengukuran berdasarkan kebermanfaatannya, perbuatan baik akan memberi manfaat serta perbuatan buruk akan memunculkan mudarat.
Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Library Research atau studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi yakni mengumpulkan seluruh data dan informasi yang berkaitan dengan penelitian skripsi ini. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif untuk mengkaji dan kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hasil penelitian skripsi ini menunjukkan bahwa (1) Pandangan Mill terhadap etika utilitarianisme ialah ia mengakui dan menegaskan bahwa nikmat ada pelbagai macam, bukan hanya nikmat jasmani saja. Tetapi ada nikmat rohani yang lebih luhur daripada nikmat jasmani, demi nikmat yang lebih luhur kita boleh saja melepaskan nikmat yang lebih rendah. Sebagai manusia, kita akan memilih nikmat yang lebih luhur. Tidak benar bahwa etika utilitarisnisme menganggap nikmat jasmani sebagai nilai tertinggi. (2) Di dalam ajaran Islam mengajarkan bahwa seharusnya menilai perbuatan baik dan buruk tergantung pada apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah SWT. Berbeda seperti yang ditunjukkan oleh moral utilitarian, penilaian etis aktivitas manusia, terlepas dari apakah positif atau negatif, ditentukan oleh tujuan akhirnya. Meskipun demikian, kegiatan ini dipandang sebagai kegiatan yang benar oleh moral penggunaan bisnis dengan alasan tujuan akhirnya dapat diterima, yaitu membantu individu yang bermasalah. Akan tetapi sebagai orang Muslim diwajibkan perintah Allah dan menghindari penyangkalan Karena setiap aktivitas dan perilaku manusia di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Etika; Etika Utilitarianisme; John Stuart Mill; Etika Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Ana Afida
Date Deposited: 10 Dec 2021 11:05
Last Modified: 10 Dec 2021 11:05
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/14475

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics