Nilai-nilai pendidikan toleransi dalam tradisi Kirab Budaya di Penadaran Gubug Grobogan

Aisy, Lubna Rihadatul (2020) Nilai-nilai pendidikan toleransi dalam tradisi Kirab Budaya di Penadaran Gubug Grobogan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI_1603016081_LUBNA RIHADATUL AISY] Text (SKRIPSI_1603016081_LUBNA RIHADATUL AISY)
SKRIPSI_1603016081_LUBNA RIHADATUL AISY.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang nilai-nilai pendidikan toleransi dalam tradisi kirab budaya. Kajian ini dilatarbelakangi dari kenyataan bahwa masalah intoleran dizaman sekarang sungguh memprihatinkan. Terlebih dalam lingkup agama. Perbedaan agama seringkali memicu konflik-konflik akibat intoleransi. Pendidikan dibutuhkan sebagai dasar untuk penanaman nilai-nilai toleransi. Tidak hanya dalam pendidikan formal saja, nilai-nilai toleransi juga bisa ditanamkan dalam sebuah tradisi. Diantara tradisi yang masih eksis dan memiliki pengaruh besar dalam pendidikan toleransi adalah Kirab Budaya. Namun berbeda dengan tradisi dan kebudayaan di daerah lain, Kirab Budaya ini mampu berkembang dan terus dilestarikan di wilayah Grobogan khususnya di Desa Penadaran. Studi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan “ Bagaimana Nilai-Nilai Pendidikan Toleransi Dalam Tradisi Kirab Budaya? Sehingga dapat diketahui bagaimana upacara adat Kirab Budaya tersebut ternyata mengandung nilai-nilai pendidikan toleransi. Permasalahan dan tujuan tersebut dikaji melalui studi lapangan yang dilaksanakan di Desa Penadaran Kec. Gubug Kab. Grobogan melalui beberapa teknik yaitu observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi.
Kajian ini menunjukkan bahwa: dalam tradisi Kirab Budaya terdapat beberapa tujuan yaitu tujuan pendidikan sebagai wawasan pengetahuan memperkenalkan kebudayaan setempat dan tujuan toleransi bagi masyarakat Penadaran. Selain itu kaitanya dengan paradigma fakta sosial bahwa dengan adanya agama, kirab budaya di Desa Penadaran secara struktural fungsional mampu menciptakan integrasi sosial, penyatuan elemen masyarakat dan solidaritas sosial yang sangat dijunjung tinggi terutama masalah pendidikan toleransi, ketika bersikap dan bertingkah laku di hadapan masyarakat. nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan diantaranya penanaman sikap saling
menghargai dan menghargai, nilai solidaritas, nilai kerukunan. Selanjutnya, adanya penggunaan metode yang relevan dengan pendidikan dalam hal pengenalan budaya dengan kesenian. Jadi upacara adat Kirab Budaya itu memang layak untuk selalu dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Karena dengan tradisi tersebut sebagai media dan pembelajaran bagi masyarakat umum.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan toleransi; Tradisi; Kirab Budaya
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
300 Social sciences > 305 Social groups > 305.6 Religious group
300 Social sciences > 306 Culture and institutions
300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 394 General customs
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86208 - Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Zelina Rosalino
Date Deposited: 09 Apr 2022 03:10
Last Modified: 09 Apr 2022 03:10
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/15826

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics