Zikir dan implikasinya pada pengikut Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah Pekalongan

As’ad, Muhammad (2020) Zikir dan implikasinya pada pengikut Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah Pekalongan. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of TESIS_1600018018_M_As’ad] Text (TESIS_1600018018_M_As’ad)
1600018018_M. AS_AD_FULL TESIS - Muhammad As_ad.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Zikir merupakan kebutuhan hati yang harus dipenuhi oleh manusia. Dengan perantara melakukan aktivitas zikir, akan membentuk karakter kepribadian yang lebih baik. Semakin banyak intensitas zikir yang dilakukan dengan menggunakan metode yang benar, sesuai tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta dalam bimbingan seorang guru, maka akan semakin banyak menghasilkan manfaat dari zikir. Spiritual Quality merupakan standar kualitas kehidupan manusia yang berkaitan dengan batin. Dalam Islam, peningkatan mutu kehidupan dilakukan dengan cara zikir. Zikir yang dilakukan secara wazifah (kebiasaan) dinamakn wirid. Di Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah Pekalongan, ada beberapa kegiatan religius yang banyak dihadiri oleh para jamaah dari kota maupun kabupaten Pekalongan. Wirid-wirid yang ada di Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah Pekalongan, dilaksanakan oleh pengikutnya melalui ijazah dari KH. Zimam Hanifun Nusuk. Di antaranya sebagai berikut: Laqad Ja akum (dua ayat terakhir surat at-taubah), Shalawat Jawahir al-Saniyah, Manakib Syeikh Abdul Qadir al-Jailani berupa Jawahir al-Ma’ani, Ratib al-Haddad, Ratib al-Atthas, Ratib al-Kubro, Kibrit al-Ahmar. Penulis melakukan kajian literature dari buku dan artikel yang relevan dengan masalah penelitian. Berkaitan dengan Implikasi zikir pada pengikut Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah Pekalongan, kemudian didapatkan kesimpulan, a. Semakin tekun dan istiqamah dalam menjalankan wirid, semakin mendalam pula kedekatan intim batin seseorang dengan Allah. Sehingga membuahkan Ahwal yang diberikan Allah kepada orang yang sedang berzikir. b. Jamaah Majelis Taklim Asy-Syarifiyyah yang menjalankan wirid tidak continue, maka tidak membuahkan hasil yang maksimal dalam kualitas spiritualnya, sebab spiritual quality jamaah, tergantung keaktifannya dalam menjalankan zikir. c. Ketika terdapat perbedaan pengalaman batin, sementara jenis wiridnya sama, maka spiritualitas yang dialami seseorang yang pengalaman batinnya lebih tinggi, bisa disimpulkan orang tersebut lebih aktif dan disiplin dalam mengamalkan wiridnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Zikir; Majelis Taklim
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 76103 - Ilmu Agama Islam (S2)
Depositing User: Bahrul Ulumi
Date Deposited: 23 Apr 2022 03:05
Last Modified: 14 Jun 2023 03:40
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/16003

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics