Penerapan istishna dalam usaha furniture ditinjau dari etika bisnis Islam : studi kasus pada UD Jati Barokah Ponorogo

Aji, Pryo Ihsan (2021) Penerapan istishna dalam usaha furniture ditinjau dari etika bisnis Islam : studi kasus pada UD Jati Barokah Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1805026168_Pryo_Ihsan_Aji] Text (Skripsi_1805026168_Pryo_Ihsan_Aji)
Skripsi_1805026168_Pryo_Ihsan_Aji.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Akad jual beli berbentuk pesanan salah satunya adalah istishna. Istishna adalah membeli barang yang di buat sesuai dengan kireteria dan persyaratan tertentu yang di sepakati antara pemesan dan pembeli seperti yang di terapkan di tempat usaha UD Jati Barokah. Usaha UD Jati Barokah adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang furniture, yakni jual beli produk furniture dengan menggunakan sistem kekeluargaan dengan proses produksi barang akan menunggu adanya pemesanan barang dan akan dibuatkan sesuai permintaan pembeli. Sistem pembayarannya yang di lakukan pembeli diperbolehkan untuk melakukan pembayaran di muka, di tengah ataupun di akhir tanpa memiliki batas waktu yang di tentukan.
Peneilitian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan di kaji, yakni bagaimana praktek istishna dan implementasi istishna ditinjau dari prinsip etika bisnis islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasi kepada narasumber. Untuk menganalisis data metode yang di gunakan ialah metode kualitatif lapangan dan menggunakan cara berfikir induktif.
Dari penelitian yang di lakukan dapat di simpulkan, akad istishna yang terjadi di UD Jati Barokah tidak seusai konsep Istishna. Salah satu syarat istishna ialah barang harus jelas, baik macam, varian, sifat serta kadarnya. Pemilik usaha memperbaiki barang yang rusak dengan menggunakan bahan kayu yang kadar dan sifatnya berbeda tanpa sepengetahuan konsumen. Prabotan furniture yang di sepakati antara pemilik usaha dan pembeli berbahan Jati, tetapi karena adanya kerusakan pemilik usaha memperbaiki dengan kayu Akasia tanpa sepengetahuan konsumen dan secara langsung mengubah kadar dan sifat prabotan furniture terebut. Analisis menurut tinjauan Prinsip Etika Bisnis Islam terdapat ketidaksesuaian dengan prinsip Etika Bisnis Islam mengenai kejujuran, keadilan dan tanggung jawab dalam menjalankan usaha.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Etika bisnis Islam; Istishna; Usaha furniture
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 174 Occupational ethics
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 645 Household furnishings
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 60202 - Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam) (S1)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 13 Aug 2022 06:46
Last Modified: 13 Aug 2022 06:46
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/16611

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics