Tinjauan hukum Islam terhadap perlindungan hukum anak yang lahir dari perkawinan sirri online berdasarkan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak

El-Hada, Nila Imtiyaz (2022) Tinjauan hukum Islam terhadap perlindungan hukum anak yang lahir dari perkawinan sirri online berdasarkan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1802016125_Nila_Imtiyaz] Text (Skripsi_1802016125_Nila_Imtiyaz)
Skripsi_1802016125_Nila_Imtiyaz.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan teknologi juga berdampak pada maraknya praktik perkawinan sirri yang dilakukan secara online, yang mana perkawinan sirri tersebut dilakukan melalui media sosial seperti skype, zoom, google meeting dan lainnya. Perkawinan sirri online akan memberikan dampak negatif terhadap anak yang dilahirkan, yaitu hak-hak anak akan terbengkalai karena tidak adanya kepastian hukum akibat dari perkawinan orang tuanya tidak tercatat. Oleh karena itu, anak yang lahir dari perkawinan sirri online perlu mendapatkan perlindungan hukum. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan terhadap anak telah ditentukan dalam Undang-undang, karena setiap anak yang dilahirkan kedunia telah mempunyai hak yang diatur dan ditetapkan dalam hukum negara dan hukum Islam.
Skripsi ini terdapat dua rumusan masalah, yang pertama adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan sirri online berdasarkan UU No. 23 Tahun 2002, dan yang kedua adalah bagaimana tinjauan hukum islam terhadap perlindungan hukum anak yang lahir dari perkawinan sirri online berdasarkan UU No. 23 Tahun 2002
Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu penelitian kepustakaan (Library Research). Penelitian kepustakaan adalah jenis penelitian yang pada umumnya dilakukan dengan cara tidak terjun ke lapangan dalam pencarian sumber data. Dapat juga dikatakan sebagai penelitian yang dilakukan hanya berdasarkan atas karya-karya tertulis, termasuk hasil penelitian, baik yang sudah maupun yang belum dipublikasikan. Skripsi ini menggunakan metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi. Dokumentasi merupakan mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip data, surat kabar, majalah, prasasti, agenda, dan sebagainya. Teknik ini bertujuan untuk memperoleh data sekunder.
Adapun hasil dari penelitian menyatakan bahwa Undang-undang No. 23 Tahun 2002 dan hukum Islam memberikan alternatif dalam memberi perlindungan hukum kepada anak yang lahir dari perkawinan sirri online, yaitu dengan mengajukan permohonan asal usul anak disertai dengan isbat nikah kepada Pengadilan Agama untuk kemudian dibuatkan identitas pada anak. Bentuk dari indentitas tersebut berupa akta kelahiran, karena perkawinan orang tua anak yang lahir dari perkawinan sirri online tidak memiliki bukti autentik berupa buku nikah, maka orang tua tersebut harus melakukan isbat nikah supaya bisa mendapatkan buku nikah dan anak bisa mengurus akta kelahiran dan identitasnya pun legal dimata hukum.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Perkawinan Sirri Online; Perlindungan Hukum Anak; UU No. 23 Tahun 2002; Perlindungan Anak
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Vania Syifaul
Date Deposited: 10 Oct 2022 09:50
Last Modified: 10 Oct 2022 09:50
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/17221

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics