Peran Polrestabes Semarang dalam penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas)

Ikfiyana, Firda Wahyu (2022) Peran Polrestabes Semarang dalam penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1802066038_FIRDA WAHYU IKFIYANA_SKRIPSI_LENGKAP] Text (1802066038_FIRDA WAHYU IKFIYANA_SKRIPSI_LENGKAP)
1802066038_FIRDA WAHYU IKFIYANA_Lengkap Tugas Akhir.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Tindak pidana pencurian dengan kekerasan merupakan fenomena sosial yang terjadi dimasyarakat dan sudah menjadi suatu yang melekat ditengah-tengah masyarakat. Kejadian yang meresahkan karena menyimpang dari norma-norma dan hukum yang berlaku. Perkembangan hidup manusia yang dinamis membuat kejahatan semakin pesat perkembangannya dengan metode yang mestinya sudah mengikuti zaman. Waktu terjadinya tindak kejahatan sendiri tidak bisa diperkirakan dan bisa menjadikan siapa saja untuk menjadi korban. Sehingga megakibatkan ketidaknyamanan bagi masyarakat untuk berpergian diluar rumah.
Permasalahan yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah bagaimana terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) dalam aspek kriminologi dan peran Polrestabes Semarang dalam penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan serta yang dilakukan untuk meminimalisir terjadinya tidank pidana pencurian dengan kekersan (curas).
Penelitian ini merupakan penelitian hukum kualititatif, dengan pendekatan normatif empiris yaitu dengan mengaalisis permasalahan yag sudah ada dengan menggunakan data-data yang didapatkan dari hasil wawancara dengan narasumber terkait.
Hasil penelitian dari penulisan skripsi ini adalah: Pertama, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kota Semarang mengalami peningkatan dari tahun- ketahun namun tidak signifikan, berbagai faktor melatarbelakangi terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) diantaranya adalah faktor ekonomi, tingkat pendidikan yang rendah dan juga faktor lingkungan.Kedua, upaya dari Polrestabes dalam menanggulagi kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan(curas) yaitu dengan melakukan patroli baik dimalam maupun siang hari yang dilakukan oleh petugas dengan menggunakan seragam dinas dan juga petugas yang menggunakan baju bebas layaknya masyarakat biasa, serta diciptakannya aplikasi libas guna mempermudah aduan dari masyarakat. Dirasa sudah sangat membantu untuk meminimalisir peningkatan terjadinya kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tindak pidana; Pencurian dengan kekerasan; Curas; Kriminologi
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74201 - Ilmu Hukum
Depositing User: Ana Afida
Date Deposited: 18 Mar 2023 07:26
Last Modified: 18 Mar 2023 07:26
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/19498

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics