Analisis pendapat Ahmad Al-Dardiri tentang status pemberian akibat pembatalan peminangan

Kholifah, Nur (2011) Analisis pendapat Ahmad Al-Dardiri tentang status pemberian akibat pembatalan peminangan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[thumbnail of 62111050_Coverdll.pdf]
Preview
Text
62111050_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (906kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bab1.pdf]
Preview
Text
62111050_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (118kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bab2.pdf]
Preview
Text
62111050_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (188kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bab3.pdf]
Preview
Text
62111050_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (94kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bab4.pdf]
Preview
Text
62111050_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (60kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bab5.pdf]
Preview
Text
62111050_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (11kB) | Preview
[thumbnail of 62111050_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
62111050_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (13kB) | Preview

Abstract

Peminangan atau Khitbah adalah suatu langkah pendahuluan menuju ke arah perjodohan antara seorang laki-laki dan perempuan. Dalam masyarakat terdapat kebiasaan pada waktu upacara peminangan, yaitu calon laki-laki memberikan sebagian mas kawin atau pemberian lainya kepada calon perempuan seperti perhiasan dan yang lainnya sebagai tanda bahwa seseorang tersebut sungguh-sungguh berniat untuk melanjutkan jenjang pernikahan. Sedangkan pemberian ini termasuk dalam pengertian hadiah atau hibah. Jika peminangan tersebut berlanjut ke jenjang pernikahan memang tidak menimbulkan masalah, tetapi jika tidak maka diperlukan penjelasan tentang status pemberian tersebut. Bagaimanakah kedudukan mahar yang telah dibayar sebelum dilaksanakannya akad nikah, begitu pula tentang pemberian-pemberian lainnya yang telah diterima oleh pihak yang dipinang sehubungan dengan pembatalan peminangan antara keduanya.
Dalam upayanya untuk dapat menjawab permasalahan tersebut di atas, maka penulis memakai beberapa metode yang dipakai library research. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. serta Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan deskriptif yang bersifat eksploratif yaitu menggambarkan keadaan atau status fenomena. Penulis berusaha memecahkan persoalan-persoalan yang ada dalam rumusan masalah dan menganalisis data-data yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan sosiologis
Dari data yang diperoleh, penulis dapat menyimpulkan bahwa Barang pemberian yang murni sebagai hadiah maka tidak boleh diambil kembali. Sedangkan barang pemberian yang menyangkut dengan mas kawin maka boleh diambil karena hal ini sama seperti sesuatu yang belum sempurna menurut Ahmad al-Dardiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hibah; Peminangan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 28 Apr 2014 02:36
Last Modified: 28 Apr 2014 02:36
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2034

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics