Hubungan konsumsi frozen food, minuman ringan berpemanis, dan stres dengan status gizi remaja di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap Jakarta Timur

Bahar, Fajrin Nabatah (2022) Hubungan konsumsi frozen food, minuman ringan berpemanis, dan stres dengan status gizi remaja di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap Jakarta Timur. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1807026006_Fajrin Nabatah Bahar_Full] Text (Skripsi_1807026006_Fajrin Nabatah Bahar_Full)
1807026006_Fajrin Nabatah Bahar_Full Skripsi - Fajrin Nabatah Bahar.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang : Permasalahan gizi yang banyak terjadi pada golongan remaja adalah gizi kurang, kelebihan gizi serta obesitas. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Prevalensi gemuk dan obesitas secara nasional pada remaja umur 16-18 tahun masih tergolong tinggi, yaitu remaja laki-laki 9,75% gizi lebih, dan 7,40% obesitas. Masalah kesehatan yang dialami remaja, menjadi masalah serius di dunia. Penyebab masalah kesehatan ini karena asupan makanan sehari-hari, asupan makanan tersebut bisa berupa pola makanan olahan dan minuman berkalori berlebihan. Stres menjadi faktor yang berpengaruh terhadap status gizi. Seseorang yang mengalami stres akan mengalami gangguan pada pola makan, gangguan makan ini akan berpengaruh terhadap status gizi remaja tersebut.
Tujuan : untuk mengetahui hubungan konsumsi frozen food, minuman ringan berpemanis, dan stres dengan status gizi remaja di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap Jakarta Timur.
Metode : penelitian ini menggunakan desain cross sectional di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap Jakarta Timur. Populasi berjumlah 177 orang, sedangkan sampel 69 orang. Data yang diukur adalah pola konsumsi frozen food, pola konsumsi minuman ringan berpemanis menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), stres menggunakan kuesioner Kessler Psychological Distress Scale (KPDS), dan status gizi diukur menggunakan IMT yang didapat dari pengukuran tinggi badan dan berat badan. Analisis bivariat menggunakan uji Gamma.
Hasil : Responden dengan pola konsumsi frozen food tinggi, (45%), tinggi, sedang (17,4%) dan rendah (37,6%), responden dengan pola konsumsi minuman ringan berpemanis (45%), tinggi, sedang (17,4%) dan rendah (37,6%). Responden yang mengalami stres berat (45%), (17,4%) stres sedang, (7,3%) stres ringan, (30,3%) tidak stres. Hasil uji bivariat terdapat hubungan antara pola konsumsi frozen food dengan status gizi (nilai p 0,000), terdapat hubungan antara pola konsumsi minuman ringan berpemanis dengan status gizi (nilai p 0,000) dan terdapat hubungan antara stress dengan status gizi (nilai p 0,000).
Kesimpulan : terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi frozen food, minuman ringan berpemanis dan stres dengan status gizi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Frozen food; Minuman ringan; Pemanis; Stress; Status gizi; Remaja
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 612 Human physiology
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 09 Aug 2023 07:02
Last Modified: 09 Aug 2023 07:02
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/20422

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics