Hubungan asupan zat gizi (protein, seng & besi), pola asuh, dan hygiene sanitasi terhadap kejadian stunting di Desa Getas Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal

Agustin, Elviana (2022) Hubungan asupan zat gizi (protein, seng & besi), pola asuh, dan hygiene sanitasi terhadap kejadian stunting di Desa Getas Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1807026092_Elviana Agustin_Lengkap] Text (Skripsi_1807026092_Elviana Agustin_Lengkap)
1807026092_Elviana Agustin_Lengkap Tugas Akhir - elviana _elp.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Stunting adalah suatu kondisi dimana panjang atau tinggi badan balita berada dibawah kelompok usianya. Kondisi tersebut diukur dengan panjang atau tinggi badan menurut umur < -2 SD yang telah ditetapkan WHO. Beberapa faktor penyebab secara langsung maupun tidak langsung yang mempengaruhi stunting yaitu asupan zat gizi (protein, seng dan besi), pola asuh, dan hygiene sanitasi
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi (protein, seng & besi), pola asuh, dan hygiene sanitasi terhadap kejadian stunting di Desa Getas Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal
Metode : Metode yang digunakan dalam peneletian ini adalah metode cross sectional. Sampel peneletian sebanyak 73 ibu balita. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Data Asupan zat Gizi diperoleh menggunakan formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionaire (SQ-FFQ). Data pola asuh diperoleh menggunakan kuesioner pola asuh. Data hygiene sanitasi diperoleh menggunakan Kuesioner Penilaian Rumah Sehat Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Data kejadian stunting diperoleh dengan perhitungan indeks TB/U dari pengukuran Tinggi badan. Analisis data menggunakan program Statistic Package for the Social Science (SPSS) for windows versi 16.0. Analisis yang digunakan adalah uji korelasi pearson dan uji analisis regresi linear berganda
Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebanyak 34% balita Desa Getas memiliki indeks TB/U stunting, 66% balita memiliki indeks TB/U normal. Rerata asupan zat gizi protein 32,5 mg (88% asupan protein cukup), rerata asupan zat gizi seng 3,9 mg (64% asupan seng cukup),asupan zat besi 5,6 mg (74% asupan besi cukup). Rerata skor pola asuh sebesar 85,6 (81 % pola asuh baik), dan rerata skor hygiene sanitasi 961,6 (70% hygiene sanitasi tidak memenuhi syarat). Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein (p-value = 0,159), asupan seng (p-value = 0,192), dan asupan besi (p-value = 0,365) terhadap kejadian stunting, Namun terdapat hubungan yang signifikan bernilai positif antara pola asuh (p-value = 0,025, r =0,263) dan hygiene sanitasi (p-value = 0,022, r=0,267) terhadap kejadian stunting. Variabel dengan pengaruh yang paling dominan terhadap kejadian stunting yaitu hygiene sanitasi (koefisien β = 0,218 , p-value = 0,002).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang siginifikan antara pola asuh dan hygiene sanitasi terhadap kejadian stunting, serta tidak terdapat hubungan antara asupan zat gizi (protein, seng dan zat besi) terdahap kejadian stunting

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Asupan protein; Seng; Besi; Pola asuh; Hygiene sanitasi; Stunting
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 612 Human physiology
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 616 Diseases
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 11 Aug 2023 10:17
Last Modified: 11 Aug 2023 10:17
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/20507

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics