Pelaksanaan bimbingan agama Islam dalam membentuk kecerdasan spiritual: studi pada program ta’lim karyawan di Yayasan Bani Saleh Bekasi

Meydianty, Meydianty (2023) Pelaksanaan bimbingan agama Islam dalam membentuk kecerdasan spiritual: studi pada program ta’lim karyawan di Yayasan Bani Saleh Bekasi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1801016063_Meydianty_Skripsi Lengkap.pdf] Text
1801016063_Meydianty_Skripsi Lengkap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Bimbingan agama Islam yang diberikan kepada karyawan di Yayasan Bani Saleh Bekasi merupakan bimbingan dalam rangka untuk membentuk kecerdasan spiritual agar menjadi pribadi yang lebih terarah, lebih memahami nilai-nilai ajaran agama Islam, serta menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Pelaksanaan bimbingan agama diharapkan dapat membentuk kecerdasan spiritual karyawan yang dilatarbelakangi oleh kondisi karyawan yang kurang memahami ajaran-ajaran agama Islam dan belum mengimplementasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan bimbingan agama Islam dalam membentuk kecerdasan spiritual karyawan di Yayasan Bani Saleh Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini yaitu, sumber data primer dan sumber data sekunder dengan teknik validitas data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang dilakukan mengikuti model Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan merangkum data.Hasil penelitian ini adalah: Pertama, kondisi kecerdasan spiritual pada karyawan di Yayasan Bani Saleh Bekasi sebelum mengikuti bimbingan agama Islam dapat terlihat dari beberapa indikator yaitu shiddiq (emosi tidak stabil, menyalahkan kesalahan terhadap orang lain), istiqamah (putus asa, kurang bersyukur, kurang bersabar), fatanah (beribadah sebagai kewajiban, kurang pemahaman agama, suka menunda sholat, tidak semangat beribadah), amanah (bekerja hanya sebagai kebutuhan, banyak mengeluh), dan tabligh (tidak percaya diri, belum bisa menjadi panutan). Kedua, pelaksanaan bimbingan agama Islam di Yayasan Bani Saleh Bekasi dilaksanakan setiap satu bulan sekali pada hari sabtu minggu pertama. Bimbingan dilaksanakan secara langsung dengan metode kelompok dan bimbingan individual. Dalam penyampaian materi, pembimbing menggunakan metode ceramah dan tanya-jawab. Materi yang disampaikan yaitu tentang akidah (rukun iman), akhlak (memberikan contoh suri tauladan seperti kisah-kisah nabi yang memiliki akhlak luar biasa), dan syariah (materi hukum-hukum Allah SWT: wajib, sunnah, makruh, dan haram). Dengan adanya bimbingan agama Islam di Yayasan Bani Saleh Bekasi dapat membentuk kecerdasan spiritual karyawan melalui beberapa indikator yaitu shiddiq (bimbingan akhlak dengan cerita kisah-kisah nabi), amanah (bimbingan akidah dengan memahami rukun iman), fatanah (bimbingan syariah dengan memahami hukum-hukum Allah), amanah (bimbingan akidah dengan memahami nasihat-nasihat yang diberikan), dan tabligh (bimbingan akhlak).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan dan Konseling Islam; Kecerdasan Spiritual; Metode Dakwah
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 153 Conscious mental processes and intelligence
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 18 Nov 2023 04:08
Last Modified: 18 Nov 2023 04:08
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/22221

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics