Naufal, Zakki (2012) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Pembayaran Zakat Pertanian Menunggu Hasil Panen Kedua (Studi Kasus di Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[thumbnail of 052311026_Coverdll.pdf]
Preview
Text
052311026_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (786kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bab1.pdf]
Preview
Text
052311026_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (95kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bab2.pdf]
Preview
Text
052311026_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (132kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bab3.pdf]
Preview
Text
052311026_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (48kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bab4.pdf]
Preview
Text
052311026_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (47kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bab5.pdf]
Preview
Text
052311026_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (7kB) | Preview
[thumbnail of 052311026_Bibliografi.pdf]
Preview
Text
052311026_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (13kB) | Preview

Abstract

Dalam syari’at Islam, zakat pertanian dikeluarkan setiap setelah panen. Ketentuan lainnya adalah besaran zakat yakni 5% bagi pertanian yang menggunakan pengairan atau mengeluarkan biaya dan sebesar 10% jika lahan tadah hujan atau tanpa mengeluarkan biaya. Namun pada kenyataannya masyarakat di Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan praktek pembayaran zakat dilakukan dengan menunggu panen kedua. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai praktek pembayaran zakat pertanian di wilayah diadakan penelitian dengan rumusan masalah bagaimana praktek pembayaran zakat pertanian menunggu haul dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mana pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara (interview) dan dokumentasi. Sedangkan proses analisis dilakukan dengan mendasarkan pada metode deskriptif analisis.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa praktek pelaksanaan zakat pertanian di Desa Tanggungharjo yang dilaksanakan pada panen kedua lebih dikarenakan adanya penggunaan dari hasil panen untuk melunasi hutang yang sebenarnya tidak terkandung dalam akad hutang sewa tanah. Dalam tinjauan hukum Islam, praktek pelaksanaan zakat pertanian di Desa Tanggungharjo yang dilaksanakan pada panen kedua tidak sesuai dengan kaidah hukum Islam karena masyarakat lebih mengutamakan kemaslahatan daripada menolak mafsadat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Zakat Pertanian ; Hasil Panen
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics
300 Social sciences > 330 Economics > 333 Land economics
300 Social sciences > 330 Economics > 338 Production
300 Social sciences > 340 Law > 348 Law (Statutes), regulations, cases
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Muhammad Qomarudin
Date Deposited: 22 Nov 2013 03:48
Last Modified: 22 Nov 2013 03:48
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/228

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics