Nilai dakwah tentang tauhid dalam tradisi Jeguran di kolam Pesarean Mbah Mutamakkin pada masyarakat kejawen : studi kasus Desa Kajen Kabupaten Pati
Muafanah, Siti (2025) Nilai dakwah tentang tauhid dalam tradisi Jeguran di kolam Pesarean Mbah Mutamakkin pada masyarakat kejawen : studi kasus Desa Kajen Kabupaten Pati. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.
2101016071-Siti Muafanah-Lengkap Tugas Ahir - Mua Fanah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Arus globalisasi dan modernisasi yang semakin deras, tradisi dan budaya lokal sering kali tergerus, tantangan terbesar bukan hanya bagaimana kita menerima teknologi, tetapi juga tetap menjaga dan melestarikan budaya. Nilai-nilai luhur harus tetap dijaga sebagai warisan budaya. Salah satunya yaitu tradisi jeguran di kolam pesarean Mbah Mutamakkin.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pelaksanaan tradisi jeguran serta mendeskripsikan nilai dakwah tentang tauhid dalam tradisi jeguran untuk memperdalam nilai ketauhidan masyarakat yang mengikuti tradisi jeguran. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berasal dari wawancara dari perangkat desa, panitia pelaksana haul, santri sekitar sarean, dan pengunjung (masyarakat luar Desa Kajen) yang mengikuti tradisi jeguran sebagai bahan sumber data primer. Dalam penelitian ini, data diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber serta dianalisis melalui tiga tahap yaitu memadatkan data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses pelaksanaan tradisi jeguran dimulai dengan beberapa tahap yaitu pembentukan panitia haul, publikasi kegiatan haul ke masyarakat, doa bersama, pengurasan, pembersihan dan pengisian air kolam, pembersihan jalan area makam, dilanjutkan manaqiban dan shalawatan rebana. Pelaksanaan tradisi jeguran dimulai dengan berwudhu, niat, doa, selanjutnya jeguran atau padusan mandi di kolam pesarean. (2) Nilai dakwah tentang tauhid dalam tradisi yaitu nilai iman, meliputi: menerima kebenaran, di wujudkan dalam perbuatan, berpengaruh terhadap kehidupan seseorang, keteguhan hati, ketakwaan akan meningkat, Beribadah kepada Allah dan memohon pertolongan kepada-Nya bukan kepada selain-Nya, Keimanan kepada Allah. Nilai Islam, meliputi: mempercayai apapun berasal dari Allah, terdapat hikmah kebaikan, mengajarkan keesaan Allah, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Nilai Ihsan, meliputi: kesadaran akan pengawasan Allah. Nilai taqwa,meliputi: kesadaran dalam menjalani kehidupan, sikap hati-hati dan penuh kesadaran. Nilai ikhlas, meliputi: sikap tulus dan murni. Nilai tawakkal, meliputi: pribadi yang memahami kehidupan dengan baik dan menerima realitas hidup dengan bijak, tidak mudah putus asa, sikap berserah, Nilai taubat, meliputi: menyesal perbuatan buruk, sifat taubat dikategorikan sebagai taat lahir dan penyesalan taat batin, kekhilafan. Nilai syukur, meliputi: bentuk rasa syukur dan terimakasih
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai tauhid; Tradisi Jeguran; Nilai dakwah; Masyarakat kejawen |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Wati Rimayanti |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 01:23 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 01:23 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/28662 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
