Dakwah ekologi pada tradisi Maulid Nabi “Jamasan Bende” di Kabupaten Tegal Jawa Tengah

Laeli, Nabila Nikmatul (2025) Dakwah ekologi pada tradisi Maulid Nabi “Jamasan Bende” di Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2220002467NABILA_NIKMATUL_LAELI] Text (SKRIPSI2220002467NABILA_NIKMATUL_LAELI)
SKRIPSI2220002467NABILA_NIKMATUL_LAELI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji perihal dakwah ekologi dalam Tradisi Maulid Nabi “Jamasan Bendhe” yang dilakukan oleh masyarakat Bumi Jawa di Kabupaten Tegal, melalui pemaknaan simbol-simbol dalam prosesi adat yang dilakukan pada periode satu tahun sekali. Tujuan penelitian ini yaitu, ingin mengetahui bagimana masyarakat Bumi Jawa di Kabupaten Tegal menerapkan dakwah ekologi pada Tradisi Maulid Nabi “Jamasan Bende” dan ingin mengetahui bagaimana relasi antara dakwah ekologi dalam Tradisi Maulid Nabi “Jamasan Bende” di Kabupaten Tegal Jawa Tengah dengan Interaksionisme Simbolik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologi sosial, yang dianggap sebagai suatu pendekatan untuk memahami agama dengan cara melihat wujud praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang dilingkungan masyarakat Bumi Jawa Kabupaten Tegal, serta penelitian ini dilakukan secara langsung dan menjadi pengamat partisipan. Data yang dikumpulkan berupa, data primer yang terdiri dari pihak Ketua Adat Tradisi Maulid Nabi Jamasan Bende, Kepala Desa Bumi Jawa Tegal, Pemerhati dan sejarawan di Lingkup Dinas Kebudayaan Kabupaten Tegal, Komunitas Cagar Bumi (Komunitas Aksi Pelestarian Lingkungan dan Cagar Alam Di Bumi Jawa), dan tokoh masyarakat disekitar lokasi penelitian Desa Bumi Jawa. Sementara data sekunder diperoleh peneliti melalui buku, artikel, dan tinjauan literatur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama masyarakat Bumi Jawa menerapkan dakwah ekologi dalam Tradisi Maulid Nabi. Jamasan Bende dengan mengusung konsep “Memayu Ing Buana” atau dapat diartikan sebagai bentuk merawat bumi, dengan memiliki tiga konsep dakwah ekologi yang dijalankan yaitu, penjagaan Desa Bumi Jawa, penjagaan lingkungan dan pelestarian alam. Kedua, Tradisi Maulid Nabi Jamasan Bende memiliki relasi dengan dakwah ekologi melalui interaksionisme simbolik dan telah menginspirasi masyarakat daerah Tegal lain untuk melakukan aksi dengan konsep “Memayu Ing Buana” seperti, penjagaan desa, penjagaan lingkungan dan pelestarian alam. Sehingga Tradisi Maulid Nabi Jamasan Bende tidak hanya bersifat narasi, tetapi didalamnya terdapat aksi yang mampu menginsipirasi masyarakat untuk melakukan proses dakwah ekologi dengan prosesi tahapanya diantaranya yaitu, pertama Jamasan Bende, kedua prosesi arak-arakan, ketiga, prosesi sunatan massal. Konsep ini mengacu pada interaksi simbolik yang diinterpretasikan melalui simbol-simbol disetiap prosesinya yang memiliki makna dan lambang dan berkaitan langsung dengan dakwah ekologi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Dakwah ekologi; Tradisi; Maulid Nabi; Jamasan Bende
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 17 Apr 2026 00:17
Last Modified: 17 Apr 2026 00:17
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29440

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics