Mitigasi bencana alam dalam Al-Qur'an : analisis tafsir maqashidi terhadap ayat-ayat kisah Nabi Nuh

Waedati, Aisyah Ayu (2025) Mitigasi bencana alam dalam Al-Qur'an : analisis tafsir maqashidi terhadap ayat-ayat kisah Nabi Nuh. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2004026004AISYAH_AYU_WARDIANTI] Text (SKRIPSI2004026004AISYAH_AYU_WARDIANTI)
SKRIPSI2004026004AISYAH_AYU_WARDIANTI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Mitigasi bencana adalah salah satu kegiatan yang penting untuk dilakukan. Kegiatan mitigasi bencana dapat meminimalisir akibat terjadinya bencana alam, salah satunya adalah dapat berkurangnya korban jiwa pada manusia dan dapat menyelamatkan harta benda yang mungkin bisa diselamatkan. Peneliti bermaksud meneliti bagaimana konsep dan maqashid dari mitigasi bencana alam yang dilakukan oleh Nabi Nuh dalam menghadapi banjir besar yang menimpa kaumnya dengan menggunakan ayat-ayat al-Qur’an menurut perspektif tafsir maqashidi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library reseach dengan menggunakan pendekatan tafsir maqashidi. Sumber utama yang digunakan peneliti adalah ayat-ayat kisah Nabi Nuh dan kitab-kitab tafsir periode modern. Setelah menelisik penafsiran para mufassir dan melalui analisis dengan pendekatan tafsir maqashidi, menghasilkan kesimpulan pertama, bahwa konsep mitigasi bencana alam dalam ayat-ayat kisah Nabi Nuh adalah upaya yang dilakukan oleh Nabi Nuh untuk meminimalisir adanya dampak bencana alam yang terjadi. Mitigasi yang dilakukan Nabi Nuh ketika akan terjadi banjir besar adalah dengan menyiapkan perbekalan makanan dan minuman untuk kelangsungan hidupnya dan para penumpang selama di dalam bahtera, tetapi ada beberapa upaya-upaya lain yang beliau lakukan sebelum bencana banjir melanda yaitu dalam tahap pra bencana, tahap tanggap darurat, dan tahap pasca bencana. Kedua, ditemukan aspek-aspek maqashidi yang terkandung di dalam narasi kisah banjir pada masa Nabi Nuh, yaitu hifz an-Nafs dengan upaya menjaga jiwa dengan mempersiapkan perbekalan dengan cukup , hifz al-Aql dengan menjaga pelestarian akal agar terhindar dari bujuan dan rayuan setan agar terhindar dari perbuatan buruk seperti kaum Nuh, hifz al-Din dengan menyelamatkan orang-orang beriman dan membinasakan kaum durhaka, dan hifz al-Nasl dengan memerintahkan kaumnya yang beriman untuk menaiki bahtera agar tetap terjaga keturunannya. Dan maqashid al-Qur’an yaitu, ishlah al-Fard dengan mengikuti ajakan Nuh dan menaiki bahtera adalah salah satu contoh bentuk perbaikan individu, ishlah al-Mujtama’ dengan menyelamatkan manusia, hewan-hewan, burung, dan tumbuh-tumbuhan agar setelah terjadinya banjir tetap lestari di muka bumi, dan ishlah al-alamdengan menciptakan peradaban kedua agar dapat menjadikan kaum yang baru, bersih dan sehat

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Nabi Nuh; Mitigasi bencana; Tafsir Maqashidi; Tafsir Al-Quran
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Apr 2026 08:33
Last Modified: 21 Apr 2026 08:33
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29455

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics