Hubungan inisiasi menyusu dini, asupan protein, dan sosial ekonomi dengan derajat stunting pada balita Usia 24-59 bulan di Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes

Arinta, Diani Sekarning (2025) Hubungan inisiasi menyusu dini, asupan protein, dan sosial ekonomi dengan derajat stunting pada balita Usia 24-59 bulan di Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2007026013DIANI_SEKARNING_ARINTA] Text (SKRIPSI2007026013DIANI_SEKARNING_ARINTA)
SKRIPSI2007026013DIANI_SEKARNING_ARINTA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Stunting ialah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang terjadi dalam jangka waktu lama ditandai dengan panjang atau tinggi badan di bawah standar, yaitu <-2 SD. Ada beberapa faktor penyebab stunting di antaranya, inisiasi menyusu dini, asupan makan, serta sosial ekonomi yang kaitannya dengan
pendidikan ibu, pendapatan, dan pengeluaran pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan inisiasi menyusu dini, asupan protein, dan sosial ekonomi (pendidikan ibu, pendapatan, dan pengeluaran pangan) dengan derajat stunting. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan sampel penelitian 72 balita stunting usia 24-59 bulan di wilayah Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes. Pengambilan sambil dilakukan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dari kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Gamma dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara inisiasi menyusu dini dengan derajat stunting dengan nilai p=0,044, tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan derajat stunting dengan nilai p=0,064, tidak terdapat hubungan pendidikan ibu dengan derajat stunting dengan nilai p=0,330, terdapat hubungan pendapatan dengan derajat stunting dengan nilai p=0,030, dan tidak terdapat hubungan pengeluaran pangan dengan derajat stunting p=0,308. Variabel yang memiliki hubungan paling dominan adalah pendapatan dengan nilai p=0,028 dan OR=4,154. Kesimpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan antara inisiasi menyusu dini dan pendapatan dengan derajat stunting, serta tidak terdapat hubungan asupan protein, pendidikan ibu, dan pengeluaran pangan dengan derajat stunting. Dari kelima variabel, yang paling berhubungan dengan derajat stunting adalah pendapatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Menyusu dini; Asupan protein; Sosial ekonomi; Derajat stunting; Balita
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Apr 2026 06:05
Last Modified: 21 Apr 2026 06:05
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29487

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics