Implementasi kebijakan rehabilitasi pengguna ganja dalam perspektif hukum pidana Islam
Mutoha, Qoiraga Bandil Roqi (2025) Implementasi kebijakan rehabilitasi pengguna ganja dalam perspektif hukum pidana Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1902026044QOIRAGA_BANDIL_ROQI_MUTOHA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Rehabilitasi pada dasarnya merupakan upaya pengobatan, namun jika dilihat dari sudut pandang yang lebih komprehensif, rehabilitasi juga berfungsi sebagai langkah pencegahan agar para pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika yang telah terjerat ketergantungan dapat terbebas dari pengaruh negatif tersebut. Proses rehabilitasi ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan kondisi fisik, tetapi juga mengembalikan keseimbangan mental korban agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif. Namun, meskipun kebijakan rehabilitasi telah diatur, masih banyak pengguna narkoba yang dipidana tanpa melalui prosedur rehabilitasi terlebih dahulu, yang seharusnya menjadi langkah utama dalam pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam terkait kebijakan rehabilitasi bagi pengguna ganja, sebagai bagian dari upaya pemulihan yang berkelanjutan dan berbasis keadilan.
Kalimat ini menekankan pentingnya rehabilitasi dalam konteks pencegahan dan pemulihan, sambil mengaitkannya dengan kebijakan di BNN dan memperkenalkan perspektif hukum yang berbeda.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research). Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah pendekatan deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan perspektif hukum positif dalam UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan jelas disebutkan pada pasal 54 bahwa pecandu dan korban penyalahguna narkotika wajib direhabilitasi. Sedangkan dalam perspektif Hukum Pidana Islam narkotika jenis ganja bisa dikategorikan sebagai khamr yaitu pada surat Al- A‘raf ayat 157.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rehabilitasi; Pengguna Ganja; Hukum Pidana Islam |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:34 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:34 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29490 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
